Logo Header Antaranews Kepri

Nagoya, Jepang ditetapkan jadi wilayah bencana akibat hujan lebat

Rabu, 9 September 2026 14:56 WIB
Image Print
Ilustrasi seorang warga sedang menggunakan hujan ditengah hujan lebat (ANTARA)

Tokyo (ANTARA) - Pemerintah Kota Nagoya, Jepang, Rabu, mengumumkan untuk memberikan bantuan darurat di seluruh kota setelah terbentuk pita hujan linier atau senjo kosuitai yang mengguyur kawasan Tokai dengan curah hujan tertinggi sepanjang sejarah pada Selasa (8/9).

Pita hujan itu merupakan barisan awan cumulonimbus yang terbentuk secara berurutan di jalur yang sama, hingga menghasilkan hujan sangat lebat di lokasi relatif tetap selama beberapa jam.

Akibatnya, banyak pekerja dan pelajar terpaksa menginap semalam di Nagoya setelah transportasi di kota itu lumpuh akibat hujan.

Sekitar 1.600 orang mengungsi di pusat-pusat evakuasi hingga Selasa, pukul 19.00 waktu setempat; sedangkan 200 kendaraan rusak akibat hujan hingga Rabu pagi, pukul 04.00 waktu setempat, demikian menurut pihak berwenang setempat.

Baca juga: Iran ancam pembentukan zona larangan maritim di seluruh Teluk Persia

Pada Rabu pagi, di sekitar Stasiun Nagoya, banyak komuter pekerja tampak kelelahan karena tidak bisa pulang ke rumah mereka, termasuk seorang wanita berusia 23 tahun dari Kasugai yang terpaksa menginap semalam di sebuah tempat karaoke dekat stasiun bersama seorang teman.

Badan Meteorologi Jepang, Rabu mengeluarkan peringatan bahwa hujan lebat masih akan mengguyur wilayah yang luas di seluruh negeri itu hingga Kamis (10/9) karena adanya lini cuaca yang aktif.

Badan tersebut juga mengimbau agar masyarakat waspada terhadap longsor, banjir, dan naiknya permukaan sungai.

Sumber: Kyodo



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Nagoya ditetapkan sebagai wilayah bencana akibat hujan lebat



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026