
RSUD Kepri: Tingkat keterisian tempat tidur pasien capai 85%

Tanjungpinang (ANTARA) - Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Kepulauan Riau (Kepri) Bambang Utoyo menyebut persentase Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur pasien di rumah sakit tersebut hingga saat ini telah mencapai 85 persen.
"BOR RSUD RAT sudah di atas rata-rata nasional yang sebesar 60-80 persen," kata Bambang di Tanjungpinang, Rabu.
Ia mengatakan tingginya BOR di rumah sakit itu seiring terjadinya peningkatan kunjungan pasien yang datang berobat dari waktu ke waktu, baik untuk pasien rawat inap maupun pasien rawat jalan dengan jumlah kunjungan mencapai 650 orang per hari.
Ia menjelaskan bahwa saat ini jumlah tempat tidur pasien RSUD RAT Kepri sebanyak 204 buah, dengan tingkat keterisian pasien sekira 85 persen atau 173 tempat tidur.
Karena itu, lanjut Bambang, Pemprov Kepri mulai tahun ini akan membangun tambahan gedung poliklinik termasuk ruang Intensive Care Unit/ICU di RSUD RAT, dengan menambah sekitar 50 tempat tidur guna mengantisipasi lonjakan pasien ke depannya.
Baca juga: Dishub siapkan jalur khusus untuk bus Trans Batam
"Layanan UGD kami juga meningkat signifikan dari melayani sekitar 50 pasien per hari, menjadi 120 pasien per hari," ungkap Bambang.
Ia menjelaskan bahwa pasien yang berobat di RSUD RAT Kepri didominasi keluhan penyakit dalam, seperti jantung, kanker dan saraf.
Sedangkan untuk tindakan operasi, lanjut dia, RSUD RAT lebih banyak melayani bedah umum dan ortopedi.
"Data Januari-Juni 2026, kita sudah melayani bedah umum 580 pasien, dan ortopedi 450 pasien," ujar dia.
Pemprov Kepri juga tengah melaksanakan pengerjaan revitalisasi gedung rumah sakit rujukan masyarakat itu, yang menyasar perbaikan atap plafon, toilet hingga pendingin ruangan (AC).
Sementara dari sisi peralatan medis, RSUD RAT mendapat perhatian penuh pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan, yakni berupa program bantuan alat kesehatan penunjang layanan kesehatan masyarakat.
"Tahun ini kami mendapat 24 item alat kesehatan, dan untuk 2027 kembali mendapatkan 36 item alat kesehatan dari Kemenkes. Salah satunya cath lab untuk tindakan operasi jantung," demikian Bambang.
Baca juga: Pemprov Kepri perkuat kompetensi ASN Setda
Pewarta : Ogen
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
