Logo Header Antaranews Kepri

Wamenkes: Pemerintah pusat siapkan bantuan 10 X-Ray untuk Kepri

Sabtu, 12 September 2026 09:14 WIB
Image Print
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Benjamin Paulus Octavianus memaparkan capaian penanganan kasus TBC di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Kepri, Jumat (11/9/2026). ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Benjamin Paulus Octavianus menyebut pemerintah pusat telah menyiapkan bantuan sepuluh unit X-ray untuk Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) guna mempercepat penemuan kasus tuberkulosis (TBC).

Benjamin mengatakan alat X-ray tersebut akan ditempatkan di puskesmas di masing-masing kabupaten/kota se-Kepri, dengan rencana pendistribusian pada Oktober 2026.

"Bantuan X-ray sudah kita (Kemenkes) salurkan ke 18 provinsi prioritas penanganan TBC di Indonesia, termasuk di Kepri dalam waktu dekat ini," kata Wamenkes Benjamin dalam kunjungan kerjanya di Kota Tanjungpinang, Kepri, Jumat.

Wamenkes menargetkan seluruh puskesmas di Indonesia secara bertahap akan memiliki rontgen, bahkan akan dilengkapi dengan Radiografer yaitu tenaga kesehatan profesional yang berwenang dan ahli dalam mengoperasikan alat pencitraan medis untuk menghasilkan gambar bagian dalam tubuh manusia.

"Kemenkes akan menempatkan Radiografer di puskesmas, karena percuma kalau ada X-ray, tapi tak ada yang mengoperasikannya," ujarnya.

Selain bantuan peralatan rontgen, lanjut dia, Kemenkes juga akan menambah insentif untuk kader TBC, termasuk menyediakan anggaran bagi tenaga kesehatan yang melaksanakan layanan integrasi cek kesehatan gratis (CKG) dengan skrining TBC di wilayah Kepri, yang 98 persennya adalah lautan dengan gugusan pulau-pulau.

Ia menegaskan penanganan TBC di Kepri memerlukan sinergitas dengan berbagai pemangku kepentingan terkait serta memerlukan biaya yang mahal sebagai daerah kepulauan.

"Makanya, kita libatkan camat, lurah, kepala desa serta kader untuk meningkatkan temuan atau deteksi TBC di Kepri. Semuanya memang butuh biaya, Kemenkes siap dukung," ucap dia.

Benjamin melanjutkan Kepri menjadi salah satu provinsi yang menemukan kasus TBC paling rendah secara nasional. Dari total 13.000 ribu kasus TBC di Kepri, baru 7.000 kasus yang berhasil ditemukan, sisanya masih terus dicari.

Meksi demikian, ia mengapresiasi dari temuan penyakit TBC di Kepri, 95 persen berhasil diobati sampai sembuh, termasuk tertinggi secara nasional.

"Perkara mengobati Kepri sudah hebat, kita akui itu. Persoalannya tingkat temuan kasus TBC masih rendah. Inilah yang harus kita kejar, temukan orang sakit TBC lalu diobati sampai sembuh," ungkap Wamenkes.

Ia menambahkan kasus TBC jadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto, mengingat Indonesia menduduki peringkat dua tertinggi dengan kasus TBC terbanyak di dunia setelah India.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wamenkes sebut pemerintah pusat siapkan bantuan X-Ray untuk Kepri



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026