Logo Header Antaranews Kepri

DPRD Kepri Harapkan Kondisi Kondusif

Rabu, 23 Oktober 2013 18:50 WIB
Image Print

Tanjungpinang, (Antara Kepri) - DPRD Kepulauan Riau mengharapkan kondisi Kota Batam kembali kondusif setelah terjadi kericuhan pengunjuk rasa dengan aparat keamanan di Kantor Badan Pengusahaan Batam, Rabu siang.

"Kami berharap Batam kondusif dan semua pihak dapat menahan diri sambil mencari penyelesaian terbaik," kata Ketua Komisi I DPRD Kepulauan Riau (Kepri), Syarifuddin Aluan di Tanjungpinang, Rabu.

Syarifuddin juga menyesalkan terjadinya kerusuhan warga Tanjung Uma dengan organisasi masyarakat pada Minggu (20/10) hingga menimbulkan isu tidak baik mengenai kerukunan warga Batam dan Kepri pada umumnya.

"Pemerintah daerah diharapkan bisa segera mengambil tindakan penyelesaian agar tidak berdampak besar," ujar Syarifuddin.

Politisi PPP itu juga mengharapkan semua lapisan masyarakat memahami dan tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang membuat suasana menjadi tambah keruh.

"Selesaikan dengan kepala dingin, semua permasalahan pasti ada jalan keluarnya," kata dia.

Kericuhan ribuan pengunjuk rasa terjadi pada Rabu siang, sejumlah pengunjuk rasa yang diduga sebagai provokator diamankan polisi. Sebuah mobil bak terbuka milik pemerintah dengan nomor polisi BP 8005 R juga digulingkan massa saat dipukul mundur semprotan gas air mata oleh polisi.

Kepolisian Daerah Kepri juga menambah personel pengamanan dengan meminta bantuan dari Jambi, Palembang dan Jakarta selain dari sejumlah Polres di daerah setempat guna mengantisipasi kericuhan lanjutan.

Aksi unjuk rasa ribuan warga Tanjung Uma tersebut dilakukan menuntut Badan Pengusahaan Batam untuk mengukuhkan 108 hektare lahan Tanjung Uma sebagai kampung tua. (Antara)

Editor: Evy R. Syamsir



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026