
Menteri Bahlil jamin kuota produksi batu bara cukup penuhi kebutuhan listrik nasional

Jakarta (ANTARA) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjamin kuota produksi batu bara yang diatur melalui persetujuan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) masing-masing perusahaan cukup untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan nasional.
“RKAB batu bara nggak ada masalah lagi menyangkut dengan PLN. Supaya jangan lagi lampu mati alasannya RKAB,” ujar Bahlil dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu.
Ia mengingatkan bahwa persetujuan RKAB yang berdampak pada kuota produksi batu bara memperhatikan keseimbangan antara pasokan dan permintaan (supply and demand) demi menjaga harga batu bara.
“Kita ga bisa jor-joran membuat RKAB tinggi, kemudian harga jatuh. Itu nggak mungkin. Stok nasional kita, untuk batu bara itu tercukupi dengan memperhatikan supply demand,” ujar dia.
Bahlil menyampaikan pemerintah memastikan kecukupan pasokan batu bara untuk PLN melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batu bara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM.
Oleh karena itu, Bahlil menegaskan pemadaman listrik bergilir yang terjadi di Kalimantan dan Sulawesi tidak diakibatkan oleh kekurangan pasokan batu bara, melainkan dampak dari El Nino.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bahlil jamin kuota produksi batu bara cukup untuk kelistrikan nasional
Pewarta : Putu Indah Savitri
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
