Logo Header Antaranews Kepri

BMKG deteksi 3.734 titik panas di Sumatera, Sumsel paling tinggi

Rabu, 30 September 2026 15:48 WIB
Image Print
Ilustrasi: personel Manggala Agni melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau. ANTARA/HO-Manggala Agni

Pekanbaru, (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru, Provinsi Riau mendeteksi adanya 3.734 titik panas di Pulau Sumatera, dengan Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi wilayah dengan kontribusi paling tinggi, yakni mencapai 2.639 titik.

Prakirawan BMKG Pekanbaru Gita Dewi S mengatakan jumlah tersebut merupakan data yang diperbarui hingga pukul 07.00 WIB, Rabu (30/9) pagi. Selain Sumatera Selatan, titik panas cukup tinggi juga terpantau di Jambi sebanyak 603 titik, Lampung (263), dan Bangka Belitung (183).

"Adapun wilayah Sumatera lainnya yang terpantau memiliki titik panas, yakni Sumatera Barat 13 titik dan Sumatera Utara 17 titik, Riau (6), Bengkulu dan Kepulauan Riau masing-masing terpantau empat titik," katanya di Pekanbaru, Rabu.

Baca juga: Ombudsman Kepri: BDR lindungi siswa dari kabut asap

Kondisi titik panas di bagian Selatan Sumatera tersebut mengakibatkan kabut asap di Provinsi Riau. Jarak pandang di Pekanbaru 3 kilometer dan Rengat serta Pelalawan 5 km masing-masing disertai asap.

Kepala Daops Manggala Agni Sumatera VI/Siak Ihsan Abdillah mengatakan sejumlah personelnya saat ini diperbantukan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Kondisi kebakaran di lokasi itu cukup serius dengan kepulan asap yang tebal dan area terdampak yang meluas.



Baca juga: Kabut asap, siswa SD di Tanjungpinang kerjakan tugas dari rumah



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026