
Atlet kano slalom Indonesia Ade Yoan gagal raih medali di Asian Games 2026

Jakarta (ANTARA) - Atlet kano slalom Indonesia Ade Yoan Sutanto gagal meraih medali setelah menempati peringkat ketujuh dalam pertandingan final nomor kano tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Yahagigawa Canoe Slalom Course, Jepang, Kamis.
Berdasarkan statistik penyelenggara, Ade Yoan membukukan total waktu 209,7 detik setelah menyelesaikan lintasan dalam 155,7 detik dan menerima tambahan penalti 54 detik.
Hasil tersebut membuatnya tertinggal jauh dari para peraih medali dalam pertandingan babak puncak tersebut.
Baca juga: Jadwal Asian Games: Esports MLBB berpeluang emas
Medali emas menjadi milik atlet China Zhicheng Zhang yang mencatatkan waktu terbaik, yakni 98,09 detik, tanpa tambahan penalti. Zhang mampu menuntaskan lintasan dengan catatan waktu yang jauh lebih cepat dibandingkan para pesaingnya.
Sementara, atlet Taiwan Wu Jung-cheng meraih medali perak dengan total waktu 119,09 detik. Dia menyelesaikan lintasan dalam 113,09 detik, tetapi memperoleh tambahan penalti enam detik.
Medali perunggu diraih wakil Thailand Piyanath Koetsuk dengan total waktu 121,68 detik. Koetsuk mencatatkan waktu lintasan 117,68 detik dan mendapat tambahan penalti empat detik.
Hasil di nomor kano tunggal putra tersebut membuat Ade Yoan belum berhasil menyumbangkan medali bagi Indonesia dari cabang olahraga kano slalom pada pesta olahraga terbesar se-Asia itu.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ade Yoan gagal raih medali kano tunggal putra
Pewarta : Donny Aditra
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
