
KPU Karimun Manfaatkan Logistik Lama untuk Pemilu

Karimun (Antara Kepri) - Komisi Pemilihan Umum Karimun, Provinsi Kepulauan Riau akan memanfaatkan logistik lama berupa kotak dan bilik suara untuk pemungutan suara pada Pemilihan Umum 2014.
"Kami sedang mendata kotak suara dan bilik suara yang digunakan dalam Pilkada 2011. Kotak suara dan bilik suara yang masih bagus akan kita gunakan kembali pada Pemilu 2014," kata Ketua Divisi Logistik KPU Karimun Raja Anwar di Tanjung Balai Karimun, Jumat.
Raja Anwar mengatakan jumlah kotak suara yang tersimpan di gudang terdapat sebanyak 1.962 unit, sedangkan bilik suara sebanyak 1.736 unit.
"Kotak dan bilik suara yang masih bagus kami hitung dan kami laporkan ke KPU Provinsi Kepri karena pengadaan dua jenis logistik ini dilakukan oleh provinsi. Jadi, kekurangan kotak dan bilik suara dari kebutuhan akan diadakan oleh provinsi," jelasnya.
Pemanfaatan kotak dan bilik suara lama, menurut dia untuk efisiensi anggaran.
"Jadi, tidak semua logistik dibeli baru, kalau yang lama masih bagus dan bisa dipakai lagi," kata dia.
Raja Anwar menuturkan, jumlah kotak suara pada setiap tempat pemungutan suara (TPS) dalam Pemilu 2014 masing-masing empat unit, masing-masing untuk DPRD kabupaten, DPRD provinsi, DPR dan DPD.
"Setiap kotak suara akan kita tempeli stiker untuk membedakan mana untuk DPRD kabupaten, provinsi, pusat maupun DPD," ucapnya.
Mengenai pengadaan surat suara, segel dan tinta, Anwar mengadakan akan dilakukan oleh KPU pusat.
"Pusat yang menyiapkan surat suara, segel dan tinta. Sedangkan kita kebagian untuk pengadaan 11 jenis logistik, seperti alat coblos, diantaranya paku, bantalan, tanda pengenal dan lainnya yang nantinya digunakan pada 491 TPS," ucapnya.
Raja Anwar menambahkan pengadaan 11 item alat coblos tersebut sedangkan dilaksanakan, sementara logistik yang diadakan oleh KPU pusat diharapkan sudah didistribusikan pada H-15 pemungutan suara.
"Logistik akan kita distribusikan secara berjenjang, mulai dari PPK, PPS hingga TPS. Nanti, kita akan mengewa satu gudang untuk pelipatan surat suara sebelum didistribusikan ke PPK," tambahnya. (Antara)
Editor: Zita Meirina
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
