Logo Header Antaranews Kepri

Ikan Paus Terdampar di Bintan

Senin, 13 Januari 2014 19:54 WIB
Image Print
Seorang warga mengamati seekor ikan paus yang mati terdampar di pesisir Pantai Teluk Dalam, Desa Malang Rapat, Bintan, Kepulauan Riau, Senin (13/1). Ikan paus yang diperkirakan sepanjang 11 meter dan berat dua ton tersebut merupakan ikan paus yang ke

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Seekor ikan paus terdampar di pantai Pantai Teluk Dalam, Desa Malang Rapat, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

"Ikan pausnya besar, mungkin panjangnya mencapai belasan meter," kata salah seorang warga Teluk Dalam, Makmur Awang yang dihubungi dari Tanjungpinang, Senin.

Makmur mengatakan, ikan paus yang sudah mati dengan kondisi membusuk itu ditemukan warga terdampar sekitar pukul 13.00 WIB.

"Saat ini warga masih berkumpul melihat kondisi ikan paus itu," katanya.

Dia mengatakan, warga hanya mengabadikan ikan paus tersebut menggunakan telepon seluler dan belum berani menarik jauh ke daratan dari bibir pantai atau memotong ikan itu.

"Berat ikan itu diperkirakan mencapai dua ton lebih, kalau diangkat harus menggunakan alat berat," ujarnya.

Ditambahkan dia, tidak ada tanda-tanda luka akibat benda tajam pada bangkai ikan paus itu dan kemungkinan besar mati karena sudah tua.

Kabag Humas Kabupaten Bintan, Lucky Zaiman Prawira mengatakan Pemkab Bintan berencana akan mengawetkan tulang ikan paus yang diperkirakan sepanjang 11 meter itu. Nantinya bisa ditempatkan di "Mini Zoo" Kijang agar bisa menjadi salah satu bahan pelajaran ekstra bagi siswa sekolah.

"Kami akan koordinasikan segera dengan warga dan segera mengubur dagingnya karena sudah membusuk," katanya.

Pemkab Bintan menurut dia mengimbau kepada warga yang menemukan hewan laut yang dilindungi terdampar agar segera melaporkan kepada pemerintah daerah.

"Kalau yang bisa diselamatkan segera diselamatkan, jika sudah mati segera dikubur," katanya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026