Logo Header Antaranews Kepri

Pencuri Bobol Dua Toko Emas di Batam

Jumat, 17 Januari 2014 16:52 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Kawanan pencuri berhasil membawa kabur sekitar dua kilogram emas, sejumlah perhiasan perak dan uang tunai dari Toko Emas Merah Sari dan Intan Sori kawasan Pasar Mega Legenda Kota Batam yang diperkirakan dibobol pada Jumat dinihari.

Pemilik Toko Merah Sari, Arman mengatakan pencuri berhasil membawa kabur sekitar dua kilogram emas, perak, dan uang tunai sekitar Rp20 juta dari toko miliknya.

"Kalau dihitung-hitung kerugian sekitar Rp800 juta. Semua barang tersebut diambil dari dalam brankas yang dirusak pelaku," kata dia.

Ia mengatakan, mengetahui pencuri telah membobol toko miliknya sekitar pukul 08.00 WIB saat hendak membuka toko.

"Toko dalam keadaan berantakan, brankas sudah dalam kondisi dirusak dan barang-barang didalamnya hilang," kata dia.

Pemilik Toko Emas Intan Sori, Yandri mengatakan, pelaku hanya berhasil membawa perak yang dipajang dietalase dengan nilai sekitar Rp15 juta.

"Pelaku tidak berhasil membongkar brankas dan hanya membawa perak yang dipajang saja," kata dia.

Dua toko emas yang dibobol terletak pada bagian tengah Pasar Mega Legenda. Diapit oleh toko sayur dan toko pakaian.

Masing-masing toko tersebut berukuran sekitar 3x4 meter dengan plafon terbuat dari gipsum dan tidk dilengkapi dengan terali besi. Plafon jebol bagian kiri belakang. Antara atap pasar dengan plafon toko juga terdapat rongga dengan jarak beberapa meter.

Berdasarkan informasi, pintu geser pasar tidak dilengkapi dengan gembok. Sehingga meski ditutup tetap bisa dibuka.

Kapolresta Barelang Kota Batam, Kombes Pol Mohammad Hendra Suhartiyono yang turun kelokasi menyatakan pelaku merusak plafon dua toko tersebut sebelum akhirnya berhasil mencuri emas dan perhiasan lain di dalam toko.

"Pelaku masuk dari plafon yang dirusak menggunakan palu. Diperkirakan ada beberapa orang yang melakukan aksi sehingga berhasil membobol dua toko," kata dia.

Hendra mengatakan, pembobolan brankas dilakukan secara manual diperkirakan menggunakan linggis dan sejumlah alat lain.

Ia mengatakan, masih terus melakukan pemeriksaan dilokasi dan meminta keterangan beberapa saksi untuk mengungkat pencurian tersebut.

"Kami belum bisa menyimpulkan berapa orang pelaku dan berapa kerugian yang dialami pemilik toko. Kami masih terus menyelidiki dan memintai keterangan pemilik toko dan sejumlah saksi lain," kata dia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026