
Cuaca Buruk Landa Anambas

Anambas (Antara Kepri) - Cuaca buruk dengan tingginya gelombang laut disertai angin kencang kembali melanda Kabupaten Kepulauan Anambas semenjak Kamis (13/2) yang mengancam transportasi laut.
Akibat dari cuaca ekstrem itu tranportasi laut khususnya feri yang menghubungkan Anambas dengan Tanjungpinang (ibukota provinsi) terpaksa harus dihentikan karena tingginya gelombang.
" Mulai besok feri tidak masuk lagi dari Tanjung pinang", Kata Fakrul , seorang calon penumpang yang ingin membeli tiket feri cepat itu.
Pria Muda berserta istrinya yang sambil mengendong seorang bayi ini tampak kebinggungan ketika
mengetahui feri cepat tersebut tidak berlayar lagi.
Seperti di ketahui sebelumnya hampir sebulan lebih daerah perbatasan ini tidak dapat di tempuh dengan mengunakan tranfortasi laut karena tingginya gelombang akibat memasuki musim utara.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Kepulauan Anambas memperkirakan keadaan laut di Perairan Kepulauan Anambas masih ekstrem.
Perkiraan cuaca di Kepulauan Anambas pada hari ini, (15/2/2014) menujukan arah angin dari Timur Laut dengan kecepatan 20-hingga 24 Knot, cuaca hujan ringan, hampir setiap tempat , tinggi gelombang mencapai 3.0 sampai 4.0 meter, suhu 27,4 hingga 24,2 derajat Celsius.
Kepala Kelompok teknisi BMKG Kabupaten Kepulauan Anambas , Muhammad Salim mengatakan
cuaca akan kembali teduh di kepulauan ini di perkirakan pada bulan Maret dan April mendatang. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
