
PDAM Tirta Kepri Distribusikan Air Secara Gratis

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kepri mendistribusikan air secara gratis untuk masyarakat Kota Tanjungpinang.
"Pembagian air secara gratis dilakukan sejak dua pekan terakhir. Namun kami tidak melayani perorangan atau pun hanya satu keluarga, melainkan satu RT," kata Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kepri Abdul Khaliq di Tanjungpinang, Selasa.
Dia menegaskan, pengiriman air dilakukan berdasarkan permintaan RT atau RW. PDAM Tirta Kepri melayani seluruh permintaan RT dan RW, tidak mengutamakan permintaan dari pelanggan.
"Kami kirim air ke semua tempat yang dapat dilalui mobil pengangkut air. Air tidak didistribusikan ke masing-masing rumah, melainkan warga menampung air dari mobil pengangkut air," ungkapnya.
Kebijakan itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian PDAM Tirta Kepri terhadap krisis air yang terjadi di Tanjungpinang dalam dua bulan terakhir. Saat ini, air di sumur warga sudah kering sehingga warga sulit mendapatkan air bersih.
Bahkan warga yang memiliki kemampuan ekonomi, membeli air untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari. Bagi masyarakat yang tidak memiliki uang yang kurang mampu, tentu tidak dapat membeli air tersebut.
Bantuan yang diberikan PDAM Tirta Kepri diharapkan dapat membantu mereka.
"Kalau sekarang distribusi air ke rumah pelanggan sedikit berkurang, karena debit air di Sungai Pulai tinggal 1,5 meter. Namun pelayanan terbantu karena waduk Sei Gesek sudah beroperasi," ungkapnya.
Pemberian air bersih secara cuma-cuma, kata dia, terkendala mobil pengangkut air. Saat ini mobil "pick up" yang tersedia hanya dua unit sehingga tidak dapat memberikan pelayanan secara maksimal.
"Pemerintah Kota Tanjungpinang dapat menyediakan dua atau tiga unit mobil untuk mengangkut air untuk mempercepat pelayanan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika Tanjungpinang Hartanto mengatakan, Tanjungpinang diprakirakan tidak terjadi hujan sampai akhir Februari 2014.
"Saat ini terjadi panas kering. Perubahan cuaca terjadi pada saat musim angin Barat Daya," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
