Logo Header Antaranews Kepri

Polisi Batam Bekuk Tujuh Anggota Geng Motor

Jumat, 21 Februari 2014 22:34 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Polisi Batam membekuk tujuh anggota geng motor setelah pada Kamis (20/2) dinihari merampas sepeda motor dan menghajar pemiliknya dengan kayu hingga kritis.

"Mereka beraksi di Seitemiang Sekupang Batam. Mereka memepet sepeda motor yang dikendarai Hendra dan Indra. Indra yang berada dibelakang terkena pukulan pada bagian kepala hingga saat ini masih kritis di rumah sakit," kata Kanit Reskrim Polsek Sekupang Kota Batam, Iptu Tomy Palayukan di Batam, Jumat.

Tomy mengatakan, geng tersebut dipimpin "I" berusia 24 tahun dengan anggota rata-rata usia 16-17 tahun dan beberapa di antaranya masih tercacat sebagi siswa SMK di Kota Batam.

Saat hendak beraksi, kata dia, genk motor tersebut terlebih dahulu menenggak minuman keras dan menyusun rapi aksi mereka.

"Tim pertama tediri tiga orang menggunakan satu motor bertugas memepet calon korban. Di antara mereka membawa balok kayu yang ada pakunya untuk memukul korban. Dua orang lain bertugas menghadang calon korban yang dipepet. Dua lainnya bertugas menunggu pelaku yang beraksi selanjutnya membawa kabur motor korban," kata dia.

Ia mengatakan, otak dari pelaku memiliki banyak tato di sekujur tubuhnya. Dalam keseharian merupakan pekerja tempat pencucian kendaraan.

"Kami masih menyelidiki apakah otak pelaku yang juga memukul korban hingga kritis ini pemain lama, atau pernah terlibat kejahatan lain. Yang jelas genk ini sudah sangat meresahkan masyarakat," kata Tomy.

Selain mengamankan pelaku, kata dia, polisi mengamankan dua motor yang digunakan beraksi sementara satu motor yang lain belum ditemukan.

"Kami juga mengamankan motor hasil rampasan genk ini yang ditemukan pada rumah salah satu pelaku dalam kondisi sudah 'dipereteli" bodinya," kata dia.

Tomy mengatakan terus melakukan razia terhadap genk motor tersebut untuk agar tidak semakin banyak korban berjatuhan.

"Kami juga berkoordinasi dengan kepolisian wilayah lain untuk memberantas genk motor di Batam karena tidak hanya kali ini saja mereka berulah dan memakan korban," kata Tomy.

Pada 2013, genk motor juga beberapa kali berulah di Batam hingga mengakibatkan beberapa korban kritis dans eorang meninggal. Polisi gencar melakukan operasi, namun pada awal 2014 mereka kembali marak dan beraksi merampas motor pengendara yang melintas pada kawasan sepi. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026