Logo Header Antaranews Kepri

ATB Akomodir Tuntutan Warga Kampung Jabi

Rabu, 5 Maret 2014 16:31 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - PT Adhya Tirta Batam akhirnya menyepakati tuntutan ratusan warga Kampung Jabi, Nongsa, Kota Batam yang menginginkan dialiri air bersih layaknya perumahan lain.

"Kami sudah sepakat. Kami akan segera memasang meter induk di kampung tersebut," kata Corporate Communication Manager PT Adhya Tirta Batam (ATB) Enrique Moreno di Batam, Rabu.

Hal tersebut disampaikan usai melakukan perundingan dengan perwakilan warga Kampung Jabi yang berunjukrasa sejak Rabu pagi.

"Mulai hari ini kami akan survei ke lokasi untuk pemasangan pipa air dan selanjutnya pemasangan meteran induk. Mudah-mudahan akhir Maret sudah bisa dialirkan," kata dia.

Ia mengatakan, belum bisa mengaliri air menggunakan meteran per rumah karena status lahan yang digunakan untuk kampung tersebut belum diputuskan.

"Awalnya mereka menolak jika tidak langsung dialirkan ke rumah-rumah warga menggunakan meteran. Namun kami belum berani memasang jika status lahan belum ditetapkan. Akhirnya mereka setuju menggunakan meteran induk," kata Enrique.

Meteran tersebut, kata dia, nantinya akan dikelola oleh masyarakat setempat.

Perwakilan pengunjukrasa, Amiluddin mengatakan selama ini masyarakat menggunakan air sumur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun setelah sekitar 2 bulan tidak terjadi hujan di Batam, semua sumur kering.

"Saat ini kami sudah tidak bisa beraktifitas lagi. Air kering, kalau pun ada hanya sedikit dan rasanya payau," kata dia.

Ia sangat berharap PT ATB segera mengalirkan air ke warga agar bisa menikmati air bersih layaknya masyarakat Batam lainnya.

Setelah mendapat jawaban dari pihak ATB, pengunjukrasa membubarkan diri kembali ke tempat tinggal masing-masing. (Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026