
Pemilih Tanpa NIK di Kepri 11.694 Orang

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Jumlah pemilih yang tidak memiliki nomor induk kependudukan (NIK) di Kepulauan Riau tinggal 11.694 orang setelah dilakukan pemutakhiran sejak penetapan daftar pemilih tetap (DPT) oleh KPU setempat pada 27 Januari 2014.
"Sekarang pemilih tetap yang tidak memiliki NIK tinggal 11.694 orang dan akan terus kami lakukan pemutakhiran," kata Ketua KPU Kepulauan Riau (Kepri) Said Sirajuddin di Tanjungpinang, Sabtu.
Said mengatakan, pada penetapan DPT 27 Januari 2014 terdapat sebanyak 116.536 pemilih yang tidak memiliki NIK, namun setelah dilakukan pemutakhiran berkurang sebanyak 104.842 orang.
Di Kabupaten Bintan, sebelumnya terdapat 4.017 pemilih yang tidak memiliki NIK, setelah dilakukan perbaikan saat ini tidak ada lagi pemilih di Bintan yang tidak memiliki NIK.
Kemudian di Kabupaten Karimun, dari 599 orang yang tidak memiliki NIK sudah diperbaiki sebanyak 582 orang dan tinggal 17 orang yang tidak miliki NIK atau terdeteksi sebagai NIK invalid.
Di Kepulauan Anambas sebelumnya terdapat sebanyak 323 orang yang tercatat tidak memiliki NIK dan sudah diperbaiki sebanyak 302 orang, sehingga masih terdapat sebanyak 21 orang yang terdeteksi NIK invalid.
Sedangkan di Kota Batam sebelumnya terdapat sebanyak 108.155 orang yang terdata sebagai NIK invalid, setelah dilakukan pemutakhiran tinggal 10.437 orang atau telah diperbaiki sebanyak 97.718 orang. Kemudian di Kota Tanjungpinang hanya 22 orang yang berhasil diperbaiki dari 998 orang yang terdeteksi NIK invalid.
Sementara itu, di Kabupaten Lingga, tidak ada lagi pemilih yang tidak memiliki NIK, karena dari 461 orang yang terdata sebelumnya berhasil diperbaiki semua. Terakhir di Kabupaten Natuna berhasil diperbaiki sebanyak 1.740 NIK invalid dari 1.983 orang.
"Kami mengapresiasi KPU kabupaten/kota yang telah melakukan perbaikan data pemilih yang sebelumnya memiliki NIK invalid," ujarnya.
Menurut Said, KPU masih memiliki waktu 12 hari untuk melakukan pemutakhiran daftar pemilih termasuk melakukan verifikasi terhadap pemilih khusus yang sudah tercatat mencapai 22.174 orang. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
