Logo Header Antaranews Kepri

Gubernur Minta Bulog Siapkan Pasokan Pangan Ramadhan

Minggu, 18 Mei 2014 21:39 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani meminta Badan Urusan Logistik untuk ikut menyiapkan seluruh pasokan pangan menjelang Ramadhan agar tidak ada kebutuhan yang kurang sehingga memicu inflasi daerah.

"Kenapa tidak Bulog saja yang menyiapkan pasokan. Kami meminta Bulog menyiapkan pasokan, itu tugas mereka juga, jangan hanya raskin," kata Gubernur Kepri di Batam, Minggu.

Pernyataan itu dikatakan gubernur menanggapi permintaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kepri yang meminta pemerintah menyiapkan pasokan pangan untuk mencegah kelangkaan bahan pangan pada musim-musim tertentu, termasuk Ramadhan.

Gubernur juga belum meluluskan permintaan TPID membangun gudang khusus logistik untuk menyimpan bahan makanan yang bisa digunakan saat musim-musim sulit pangan.

"Kami masih mengkaji pembangunan gudang logistik," kata dia.

Ia meminta Bulog lebih berperan dalam menjamin ketersediaan pangan dan membantu pemerintah memastikan kecukupan bahan pangan untuk mengendalikan inflasi.

TPID dan pemerintah provinsi akan menggelar rapat lanjutan Rabu (21/5) untuk membahas ketersediaan pangan mengantisipasi pelonjakan harga.

"Kami akan membahas stabilitas pasokan, yang berimplikasi pada harga pangan di Kepri, termasuk di Batam, termasuk selama penyelenggaraan MTQ nasional hingga Idul Fitri nanti," kata dia.

Gubernur menduga kebutuhan pasokan pangan saat pelaksanaan MTQ nasional 6-13 Juni 2014 akan melonjak mengingat acara yang dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu akan dihadiri sekitar 5.000 peserta dari 33 provinsi.

Sementara itu, Kepala Bulog Divre Batam Pengadilan Lubis mengatakan sudah menyiapkan 2.000 ton beras untuk mengantisipasi lonjakan permintaan pada bulan puasa hingga dua bulan sesudahnya.

Beras itu akan didatangkan secara bertahap dari Dumai menggunakan transportasi laut.

"Sisa pasokan yang ada, ditambah 2.000 ton beras dari Dumai, pasti cukup," kata dia.

Ia mengatakan setiap bulannya kebutuhan raskin di Batam mencapai 541.545 kg. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026