
17.000 Pemilih Singapura Gunakan Hak Lewat Pos

Batam (Antara Kepri) - Sebanyak 17.000 pemilih di Singapura menggunakan haknya melalui pos, dalam Pemilihan Presiden 2014, kata Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Singapura Mirza Nurhidayat di Singapura, Jumat.
"Mereka yang menggunakan hak pilih melalui pos 17.000 orang. Dan surat suara akan segera kami kirimkan," kata Mirza.
PPLN Singapura sudah menerima surat suara dari KPU Pusat pada Rabu (18/6), dan sedang mempersiapkan untuk mengirimkan surat suara itu kepada pemilih khusus melalui pos.
"Langsung kami kerjakan pagi ini dan besok," kata Mirza.
PPLN memberikan kesempatan pada pemilih pos untuk mengembalikan surat suara hingga sebelum waktu perhitungan suara 9 Juli 2014.
Jumlah pemilih lewat pos dalam Pilpres ini meningkat dibanding Pileg April lalu, yang mencapai 11.000 pemilih, sesuai dengan permintaan pemilih.
Sementara itu, untuk pemilihan langsung, akan dilaksanakan pada Minggu (6/7), tiga hari sebelum Pilpres di Indonesia.
PPLN menyiapkan 36 Tempat Pemungutan Suara di Kantor KBRI, 7 Chatsworth Road, untuk memudahkan pemilih menggunakan hak suaranya. Jumlah yang sama dengan Pemilihan Legislatif lalu.
"Karena kami perkirakan jumlah pemilih yang datang langsung akan banyak, maka dipersiapkan 36 TPS," kata dia.
PPLN dan KBRI sudah melakukan sosialisasi Pilpres sejak Mei 2014, dengan memasang poster dan membagikan brosur di tempat-tempat yang dianggap menjadi pusat pertemuan WNI seperti Sekolah Indonesia Singapura, City Plaza dan tempat pengiriman uang.
"Kami juga sudah mengirimkan surat ke majikan sejak awal bulan lalu. Surat yang sama juga disampaikan ke agen-agen, tidak hanya agen PLRT, tapi juga pelaut," kata dia bercerita.
Surat itu berisikan informasi mengenai pesta demokrasi pemilihan presiden, dan meminta kesudian memperbolehkan pekerjanya untuk mempergunakan haknya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
