
Kantor Kelurahan di Pulau Terdepan Memprihatinkan

Batam (Antara Kepri) - Kantor Kelurahan Pemping, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, sangat memprihatinkan karena kondisinya hampir roboh.
Kelurahan Pemping yang berlokasi di Pulau Pemping merupakan salah satu kelurahan terdepan di wilayah Kota Batam yang berhadapan dengan negara Singapura.
"Sudah lebih tiga tahun ini kami berkantor di gedung pertemuan, kantor kelurahan tak dapat dipakai dah lapuk," ujar seorang staf Kelurahan Pemping, Abdul Rauf saat ditemui Antara di Pulau Pemping, Senin.
Kantor pertemuan yang dimaksudnya bersebelahan lokasinya dengan kantor Kelurahan. Walaupun bangunan gedung pertemuan amat sederhana dan tergerus usia, namun kondisinya tidak separah Kantor Kelurahan.
"Kalau mau lihat kantornya dari luar saja, jangan masuk karena kuatir roboh," ujar Abdul Rauf perihal parahnya kondisi kantor yang seharusnya dapat melayani keperluan kependudukan masyarakat pulau yang berhadapan dengan negara Singapura itu.
Ia mengakui pada tahun 2013 lalu pernah tim dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) datang dan mau menganggarkan pembangunan kantor kelurahan tersebut, namun hingga kini tidak ada kabar beritanya.
"Alasan yang kami dengar di Batam belum terbentuk BNPP," katanya.
Ia menjelaskan, kantor lurah itu dulunya dibangun Pemerintah Kota Batam pada tahun 2002 bersamaan dengan pembangunan instalasi pipa gas di Pulau Pemping. Pulau yang jaraknya amat dekat dengan Singapura ini merupakan lokasi stasiun gas PT Perusahaan Gas Negara untuk ke Singapura.
Kelurahan Pemping berpenduduk sekitar 265 kepala keluarga atau 938 jiwa yang mayoritas masyarakatnya nelayan.
Kelurahan ini terdiri dari 11 pulau dimana lima pulau berpenghuni, yakni Pulau Pemping yang merupakan pulau utama dengan luas sekitar 40 kilometer persegi, Pulau Mongkol, Pulau Labum Besar, Pulau Takong Kecil, Pulau Pelampung (pulau terluar) dan Pulau Nipa yang merupakan pulau terluar yang dihuni marinir. Sedangkan enam pulau kosong diantaranya Pulau Labum Panjang, Anak Pulau Mongkol, Pulau Takong Panjang, Anak Pulau Tanjung Pana, Anak Pulau Air Johor dan Pulau Sungai Kete.
Di Pulau Pemping hanya terdapat satu Sekolah Dasar dan dua lokal jauh yakni di Pulau Mongkol dan Pulau Labum serta satu Madrasah Tsanawiyah di Pulau Mongkol. Sedangkan untuk tingkat lanjutan SMP dan SMA anak-anak Pulau Pemping harus pergi merantau keluar pulau yakni di Pulau Belakang Padang yang merupakan ibukota kecamatan atau ke Pulau Kasu dengan jarak tempuh sekitar satu hingga dua jam dengan kapal bermesin tempel.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
