
Wali Kota Batam Imbau Warga Tunggu KPU

Batam (Antara Kepri) - Wali Kota Batam, Kepulauan Riau, Ahmad Dahlan mengimbau seluruh warganya tetap tenang menunggu penetapan resmi dari Komisi Pemilihan Umum Pusat mengenai pasangan pemenang Pemilu Presiden 9 Juli 2014.
"Tunggu penetapan KPU pada 22 Juli mendatang. Hindari perdebatan berselisih paham. Jangan menduga-duga dulu," kata Wali Kota di Batam, Senin.
Ia meminta warga tidak berspekulasi atau secara berlebihan menganggap angka-angka kemenangan yan ditampilkan beberapa lembaga survei akan sama dengan penghitungan KPU.
Dahlan pun mengharapkan pasangan capres baik Prabowo Subianto-Hatta Rajasa maupun Joko Widodo-Jusuf Kalla tidak mendeklarasikan kemenangan sebelum diumumkan secara resmi oleh KPU.
Ia berpendapat warga Kota Batam pada umumnya tidak terlalu fanatik sehingga kecil kemungkinan perbedaan keyakinan akan berujung konflik.
Ia juga yakin, para pendukung tidak akan melakukan hal yang di luar ketentuan untuk memaksakan kemenangan capresnya.
Wali Kota mengatakan, siapa pun Presiden yang terpilih, pasti akan memberikan kontribusi besar bagi pembangunan Kota Batam. Prabowo Subianto dan Joko Widodo dianggap mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.
"Siapa pun yang memimpin, saya yakin akan membawa Indonesia lebih maju. Begitu juga perhatiannya terhadap Batam, sama besarnya," kata Wali Kota.
Rapat pleno penghitungan suara Pilpres tingkat KPU Batam dilakukan pada 16 Juli 2014.
Ketua KPU Batam Agus mengatakan seluruh kecamatan sudah menyelesaikan perhitungan suara. Dokumen rekapitulasinya pun sudah diserahkan ke KPU Batam sebagai bekal dalam perhitungan tingkat kota. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
