Logo Header Antaranews Kepri

Wali Kota Batam Ingatkan Masyarakat Waspadai ISIS

Minggu, 10 Agustus 2014 08:58 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Wali Kota Batam mengingatkan masyarakat Batam agar mewaspadai penyebaran organisasi Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang pada beberapa daerah sudah sangat meresahkan dan menjadi perhatian besar negara.

"Posisi Batam yang terbuka dari dunia luar sangat mudah untuk dimasuki paham-paham, aliran, sekte, dan lainnya. Masyarakat Batam harus berhati-hati," kata Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan di Batam, Jumat.

Ia mengatakan, konsep ISIS yang ingin membawa sistem kekhalifahan ke sebuah negara walaupun negara itu sudah ada pemerintahannya sendiri, seperti di Indonesia sangat mengancam Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut dia, kekhalifahan adalah sistem pemerintahan kerajaan Islam yang dipakai di zaman sahabat Rasulullah,setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW.

"Namun ISIS sudah dinyatakan menyesatkan, apa yang diperjuangkan tidak benar dan dilarang karena menyebarkan Islam dengan cara yang tidak sesuai dengan seharunya," kata dia.

Bahkan, kata dia, ada kabar yang mengatakan bahwa ISIS ini adalah organisasi yang diciptakan oleh negara yang tidak suka perkembangan negara-negara muslim.

"Mereka membentuk ISIS karena ingin negara Islam terpecah. Berhati-hatilah, cermati semua orang yang mendekat ke keluarga, lingkungan, masjid," kata Dahlan.

Dahlan juga mengingatkan pentingnya anak-anak Batam mendapat pendidikan agama yang benar, jangan sampai salah didikan.

"Dasar agama yang kuat akan menjadi benteng yang kuat agar tidak mudak dimasuki faham-faham yang menyimpang dari kebenaran. Tanpa landasan agama dan pendidikan yang kuat, generasi muda akan mudah terherumus," kata dia.

Kota Batam saat ini memiliki penduduk sekitar 1,2 juta jiwa. Wilayahnya berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia dan menjadi pintu masuk terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Bali.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026