Logo Header Antaranews Kepri

Aparat Temukan Ganja saat Razia di Kapal

Rabu, 24 September 2014 21:09 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Aparat gabungan menemukan 28 kilogram ganja kering siap edar senilai Rp168 juta saat razia terhadap penumpang KM Kelud di Pelabuhan Beton Sekupang, Kota Batam, Rabu siang.

"Ganja siap edar ditemukan terpisah-pisah. Total ada sekitar 28 kilogram yang dibungkus berbentuk balok dan dimasukan dalam tas dan kardus," kata Kepala Biro Operasional Polda Kepulauan Riau Kombes Pol Hadi Purnomo di Batam, Rabu.

Razia tersebut melibatkan aparat gabungan Direktorat Reserse Narkoba (Dirnarkoba) Polda Kepri, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau, Kantor Bea Cukai Batam, Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Polresta Barelang, dengan sasaran penyelundupan barang-barang terlarang, termasuk narkoba.

Hadi mengatakan awalnya petugas mengamankan 11 bungkusan kardus bekas kemasan kopi dalam bentuk balok yang isinya ganja kering di KM Kelud.

Selanjutnya, ditemukan satu koper berwarna hitam berukuran besar yang di dalamnya terdapat delapan bungkusan ganja kering.

Ganja pada koper tersebut, terlacak oleh anjing pelacak Bea Cukai Batam, di pintu kedatangan yang dibawa oleh porter pelabuhan.

Terakhir, kata dia, ditemukan lagi 11 kilogram ganja kering dalam koper merah dicampur dengan pakaian. Tas tersebut, juga dibawa oleh porter dan tidak diketemukan pemiliknya.

"Dari semua barang yang diamankan semua ditangkap saat barang haram itu dibawa oleh porter dan ditinggalkan pemiliknya saat mengetahui tim gabungan melakukan razia," katanya.

Hadi mengatakan razia tersebut merupakan bagian upaya pemberantasan peredaran narkoba oleh kepolisian yang menjadi salah satu prioritas dari Kapolda Kepri Brigjen Pol Arman Depari.

"Pemberantasan narkoba, mafia minyak, dan perjudian menjadi prioritas yang dilaksanakan kepolisian bersama pihak terkait. Razia akan terus kami lakukan pada berbagai tempat yang disinyalir menjadi jalur masuk dan peredaran narkoba," kata dia.

Kapolda Kepulauan Riau yang baru menjabat sekitar dua pekan terakhir, Brigjen Pol Arman Depari, mengatakan prioritas tersebut akan terus dilaksanakan oleh jajarannya.

"Itu sudah menjadi prioritas secara nasional sehingga harus dilaksanakan," kata dia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026