
Hewan Kurban di Karimun 844 Ekor

Karimun (Antara Kepri) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau mengatakan, jumlah hewan kurban yang akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1435 Hijriah sebanyak 844 ekor.
"Hewan kurban sebanyak itu terdiri dari 469 ekor sapi dan 375 kambing," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Karimun Afrizal di Tanjung Balai Karimun, Jumat.
Afrizal mengatakan, hewan kurban sebanyak 844 ekor itu disembelih hampir di setiap masjid, mushalla dengan jumlah hewan kurban yang terbanyak di sembelih berada di Pulau Karimun Besar.
"Jumlah per kecamatan kami tidak hafal. Tapi biasanya pelaksanaannya di masjid dan mushalla, dan ada pula di kantor-kantor pemerintahan, termasuk kami para pegawai Kemenag juga menyembelih dua ekor sapi di Kantor Kemenag usai pelaksanaan Shalat Id," katanya.
Ia menuturkan setiap umat Islam yang telah mampu berkewajiban untuk berkurban pada Hari Raya Idul Adha, dengan ketentuan berdasarkan syariat Islam, satu ekor kambing untuk satu orang dan satu ekor sapi untuk tujuh peserta kurban.
Pelaksanaan ibadah kurban, kata dia bisa dilakukan usai shalat Id dan tiga hari setelahnya yang dalam syariat adalah Hari Tasyriq.
Dijelaskannya, hewan kurban yang disembelih harus memenuhi syarat-syarat syariat, antara lain dalam keadaan atau tidak berpenyakit, tidak boleh cacat dan diwajibkan untuk diperiksa kesehatannya oleh petugas karantina agar terhindari dari penyakit, seperti anthrax atau penyakit hewan lainnya.
"Daging kurban itu kan untuk dibagi-bagikan kepada warga yang kurang mampu, sehingga kondisi hewan harus sehat dan layak konsumsi," ucapnya.
Ibadah kurban, menurut dia, merupakan salah satu sunnah Nabi Ibrahim yang memiliki makna ikhlas berkurban dan beribadah karena Allah SWT.
Nabi Ibrahim, kata dia, rela menyembelih putranya Ismail setelah mendapat perintah dari Allah. Keikhlasan Nabi Ibrahim itu menunjukkan sebuah ketaatan kepada Sang Pencipta meski harus mengorbankan putra yang dicintainya, meski akhirnya Allah mengganti Ismail saat hendak disembelih dengan seekor kibas.
"Ketaatan Nabi Ibrahim kepada Allah SWT harus menjadi pelajaran dan pengamalan segenap umat Islam. Jadi, ibadah kurban memiliki dua makna penting, yaitu wujud ketaatan kepada Allah dan bentuk solidaritas terhadap sesama, karena daging yang disembelih itu dibagikan kepada warga yang kurang beruntung," tuturnya.
Sementara, pelaksanaan ibadah kurban dan shalat Idul Adha tingkat Kabupaten Karimun dipusatkan di Masjid Agung Karimun.
Kepala Bagian Kesra Setkab Karimun Usman mengatakan, panitia shalat Idul Adha telah menyiapkan panitia pelaksanaan Hari Raya Idul Adha yang dipusatkan di Masjid Agung.
Ia mengatakan khatib yang akan berkhutbah pada shalat Idul Adha adalah Ustad Hanafi Afandi Awang, imam Ustad Muhammad Asyrof Al-Hafidz dan bilal M Abdul Wahid.
"Tahun ini jumlah hewan kurban yang disembelih di Masjid Agung sebanyak enam ekor," kata Usman. (Antara)
Editor: Budi Suyanto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
