
Kloter Pertama Debarkasi Batam Pulang Jumat

Batam (Antara Kepri) - Kelompok Terbang Pertama Debarkasi Batam yang terdiri dari 444 orang jemaah haji dari Provinsi Kepulauan Riau akan pulang dan tiba di Tanah Air pada Jumat (10/10).
"Kloter pertama tiba tanggal 10 Oktober," kata Wakil Sekretaris Panitia Pelaksana Ibadah Haji Debarkasi Batam Kepri, Windarto di Batam, Rabu.
Ia memastikan tidak ada upacara penyambutan jemaah di Bandara Hang Nadim, karena pihak bandara tidak menyiapkan ruang tunggu untuk jemaah haji.
Setibanya di bandara, seluruh jemaah akan diperiksa kesehatan dan paspornya, kemudian langsung diarahkan masuk bus menuju Asrama Haji Batam. Di asrama baru akan ada upacara penyambutan.
"Tidak ada penyambutan bandara, karena memang tidak menggunakan ruang tunggu. Ini permintaan bandara," kata dia.
Seperti biasa, jemaah haji akan disambut makanan dan minuman khas Melayu, setibanya di Asrama Haji Batam.
"Apa saja makanannya belum kami tentukan, masih harus dirapatkan dalam Rapat Pemantapan besok," kata dia.
Di Asrama, ia mengatakan jemaah akan diberikan cendera mata dari Gubernur Kepri, dan sertifikat dari PPIH.
Jemaah Kloter Pertama Embarkasi Haji Batam terdiri dari 191 orang calon haji Kota Tanjungpinang, 110 orang Kota Batam, 56 orang Kabupaten Bintan, 37 orang Kabupaten Natuna, 27 orang Kabupaten Lingga dan 18 orang Kabupaten Kepulauan Anambas.
Debarkasi Batam direncanakan akan memulangkan lebih dari 7.000 orang calon haji dari empat provinsi yaitu Riau, Kepulauan Riau, Jambi dan Kalimantan Barat yang dikelompokkan dalam 18 Kloter dan dua gelombang.
Hingga saat ini PPIH Debarkasi Batam mencatat sembilan orang hajinya meninggal dunia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci di antaranya dua orang asal Kalimantan Barat, dua orang Jambi dan empat orang Riau. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
