Logo Header Antaranews Kepri

Bursa Ketua Kadin Kepri Sepi Peminat

Sabtu, 6 Desember 2014 06:53 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Bursa pemilihan Ketua Kamar Dagang dan Industri Provinsi Kepulauan Riau dalam musyawarah daerah yang akan diselenggarakan Jumat (5/12) sepi peminat, berdasarkan data pendaftaran calon ketua Kadin Kepri hingga Kamis sore.

"Hingga Kamis (4/12), baru satu orang yang mendaftar sebagai calon Ketua, yaitu Ahmad Maaruf Maulana," kata panitia Musdaprov Kadin Kepri Ihsan di Batam.

Ahmad Maaruf Maulana kini menjabat sebagai Ketua Kadin Batam, yang juga pemilik PT Wiraraja Industry, pengelola kawasan industri yang terletak di Kabil, Batam.

Padahal sebelumnya, diisyukan beberapa nama akan mengisi bursa pemilihan Ketua Kadin Kepri, antara lain, Komisaris PT Batamindo Investment Cakrawala (BIC) John Sulistiawan dan Pelaksana Tugas Kadin Kepri Soraya Djajakusuma.

Sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Kadin, semestinya pendaftaran calon Ketua Kadin ditutup sehari sebelum waktu pemilihan, yaitu hari ini. Artinya, hanya ada satu calon Ketua Kadin Kepri yang mengikuti pemilihan.

Berdasarkan informasi yang diterima Antara, sebenarnya John Sulistiawan dan Soraya Djajakusuma sudah mengambil formulir pendaftaran Calon Ketua Kadin. Bahkan John sudah mengembalikan formulir.

Namun, ada syarat yang tidak dilengkapi John sehingga pencalonannya tidak dapat diteruskan. Sedangkan Soraya belum sempat mengembalikan formulir pendaftaran.

Sementara itu, Musdaprov Kadin Kepri akhirnya dilaksanakan setelah beberapa kali diundur sejak pertengahan tahun ini.

Pelaksana tugas Kadin Kepri Soraya Djajakusuma mengatakan berlarut-larutnya waktu Musdaprov Kadin Kepri disebabkan penyesuaian waktu dengan Kadin Indonesia.

Kadin Indonesia harus membantu penyelenggaraan Musdaprov di 11 provinsi yang waktunya hampir bersamaan.

"Karena waktunya banyak bertabrakan dengan Musprov di daerah-daerah yang rupanya masih ada hal yang harus ditangani Kadin Indonesia jadi masih perlu waktu. Memang sulit menyiapkan, karena waktunya yang hampir bersamaan," kata dia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026