
BMKG: Gelombang Laut Natuna Capai 5 Meter

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Gelombang laut di Kabupaten Natuna dan Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencapai 4-5 meter, karena dipengaruhi masim angin utara, kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Kota Tanjungpinang Hartanto.
"Angin utara menguat lagi. Angin utara berasal dari Asia ke Australia melalui Kepri," tambahnya di Tanjungpinang, Senin.
Dia mengatakan gelombang laut di Natuna dan Kepulauan Anambas masih tinggi dalam pekan ini. Kondisi itu membahayakan nelayan dan kapal-kapal yang berukuran kecil yang berlayar di dua daerah tersebut.
"Kami imbau nelayan tidak melaut selama gelombang laut masih tinggi dalam pekan ini," katanya.
Sedangkan tinggi gelombang laut di Kabupaten Lingga mencapai 2-3 meter. Gelombang laut di Lingga juga cukup membahayakan keselamatan nelayan.
"Penumpang kapal cepat yang berukuran sedang juga harus berhati-hati. Minimal penumpang tidak nyaman melewati gelombang laut di Lingga," ujarnya.
Sementara gelombang laut di perairan di Karimun 1-1,5 meter. Gelombang laut di perairan Karimun tidak terlalu tinggi karena banyak pulau.
Sedangkan gelombang laut di perairan Tanjungpinang dan Batam mencapai 0,75-1,25 meter.
"Bagian timur di perairan Bintan hingga Tambelan cukup tinggi mencapau 2-3 meter. Ini membahayakan keselamatan nelayan, terutama nelayan yang menggunakan kapal-kapal tradisional," katanya.
Hartanto mengemukakan gelombang laut diprediksi meningkat pada akhir bulan ini. Namun memasuki Maret 2015, angin utara mulai melemah.
"Saat itu hujan mulai turun, dengan gelombang laut yang tidak tinggi," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
