Logo Header Antaranews Kepri

Komisi IX-BKKBN Kerja Sama Pelayanan KB di Batam

Minggu, 22 Maret 2015 19:10 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Komisi IX DPR-RI bersama BKKBN melaksanakan kegiatan pelayanan KB pada masyarakat yang dipusatkan di Kantor Kecamatan Batam Kota, Kota Batam serta seminar program Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) pada petugas posyandu.

"Program Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) harus memberi manfaat bagi masyarakat. Jadi harus didukung dengan program pemberdayaan keluarga," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Asman Abnur di Batam, Sabtu.

Dalam kesempatan tersebut Asman juga memberikan motifasi bagi para peserta seminar agar merencanakan kehidupan keluarga dan tidak ragu-ragu untuk menyekolahkan anaknya hingga jenjang tinggi.

"Jangan pelit untuk menyekolahkan anak. Karena dengan pendidikan tinggi akan mampu mendorong dan menciptakan generasi yang mampu bersaing dalam dunia usaha," katanya.

Ia juga meminta agar orang tua tidak mendoktrin anak-anaknya untuk menjadi pegawai negeri sipil, namun harus diarahkan agar menjadi wirausahawan.

"Jadikan anak-anak anda pengusaha, agar mampu membantu dan berperan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Asman.

Kegiatan seminar tersebut juga dihadiri Direktur Bina Hubungan Antar Lembaga BKKBN, Sukardi, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Batam, Nurmadiah, perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama Batam, MUI Batam, Camat Batam Kota, serta seluruh petinggi BKKBN Kepri.

"Kalau dengan program KKB masyarakat merasakan manfaatnya, tentu tidak susah bagi Indonesia untuk mengatur pertumbuhan penduduknya. Selama tidak memberi manfaat, program ini akan sulit tercapai," kata dia.

Di tempat yang sama, Ketua Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Kepri, Saifuddin mengatakan, setidaknya ada 130 masyarakat yang mendapat pelayanan KB gratis dalam kegiatan tersebut.

Pelayanan yang diberikan diantaranya KB implant (susuk), IUD (spiral), steril pria (MOP) dan steril wanita (MOW). Selain itu juga dilakukan pemeriksaan kanker serviks (papsmear).

"Animo masyarakat sangat tinggi. Kami juga menyediakan sejumlah petugas dengan dua mobil pelayanan," ujarnya.

Sebelum kegiatan tersebut, lanjutnya, juga sudah dilakukan sosialisasi oleh kader-kader ditingkat posyandu agar masyarakat mau memanfaatkan layanan KB gratis yang digelar bersama Komisi IX DPR RI tersebut.

Camat Batam Kota, Ridwan Afandi mengatakan, pada wilayahnya saat ini dihuni sekitar 175 ribu warga dan salah satu yang terpadat di Kota Batam.

Ia megatakan, perlu kerja sama semua pihak untuk mensukseskan program KB mengingat rata-rata penduduk masih berusia produktif.

"Untuk pelayanan kesehatan, wilayah Batam Kota sudah sangat memadai. Sudah banyak puskesmas dan puskesmas pembantu yang didirikan. Saat ini tinggal meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkannya, termasuk mendapat pelayanan KB," katanya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026