
Pelabuhan Tanjungpinang Hambat Perkembangan Pariwisata

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Kondisi Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang yang memprihatinkan menjadi salah satu faktor penghambat dalam meningkatkan sektor pariwisata, kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri Guntur Sakti di Tanjungpinang, Senin.
"Infrastruktur pelabuhan memprihatinkan sampai sekarang. Padahal itu sebagai pintu masuk wisatawan," ucapnya.
Guntur mengatakan, PT Pelindo seharusnya memperhatikan permasalahan itu secara serius. Perbaikan pelabuhan akan dapat berdampak positif bagi PT Pelindo, kegiatan perekonomian dan pariwisata.
Ibu kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang sudah seharusnya memiliki infrastruktur pelabuhan dan sarana yang layak.
"Banyak permasalahan yang membuat turis masih enggan untuk masuk ke Tanjungpinang, salah satunya kondisi Pelabuhan Sri Bintan Pura yang masih belum membuat para turis nyaman," katanya.
Infrastruktur yang kurang memadai dan lahan parkir yang kecil, membuat bus yang membawa turis tidak dapat masuk pelabuhan. Turis harus berjalan kaki menuju pelabuhan.
"Bus masih belum bisa masuk sampai ke depan pelabuhan. Bus harus berhenti atau menunggu turis di tepi jalan di dekat pintu masuk pelabuhan," katanya.
Selain itu, Guntur juga menyorot kondisi penjualan tiket di Pelabuhan Sri Bintan Pura. Penjual tiket masih menjerit meminta calon penumpang membeli tiket kapal cepat yang dijualnya.
"Masih ada yang menggunakan sistem kicauan sehingga membuat wisatawan kurang nyaman dan yang paling penting untuk keamanan masih belum terjaga," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
