
LPTQ Kepri Sepakat Tiadakan STQ

Kesepakatannya juga bukan karena anggaran, karena kalau kita hitung STQ atau MTQ anggarannya sama saja
Natuna (Antara Kepri) - Rakerda Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kepri yang diikuti LPTQ seluruh kabupaten/kota menyepakati untuk meniadakan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) mulai 2016.
"Mulai tahun depan dan setiap tahun berikutnya tidak lagi melaksanakan STQ, yang ada hanya MTQ sebagaimana yang telah dilakukan Kabupaten Lingga sejak 2007," ujar Sekretaris Umum LPTQ Kepri, Erman Zaruddin, di Kantor Bupati Natuna Bukit Arai, Kabupaten Natuna, Jumat.
Artinya, STQ VI tingkat Provinsi Kepri di Natuna merupakan STQ terakhir.
"Usai STQ ini, MTQ 2016 akan dilaksanakan di Lingga, dan tahun berikutnya hanya MTQ yang akan dilakukan mulai dari tingkat kelurahan sampai provinsi. Meskipun di pusat, STQ dan MTQ masih dilaksanakan," paparnya.
Tujuan dihapusnya STQ, sambung Erman antara lain untuk memberikan pembinaan yang lebih baik kepada qori-qoriah, hafizh-hafizhah dan mufassir-musfassirah.
"Kesepakatannya juga bukan karena anggaran, karena kalau kita hitung STQ atau MTQ anggarannya sama saja," ujar Erman.
Karena pada prinsipnya, jumlah peserta, kegiatan dan dewan hakim pada MTQ jauh lebih banyak dari pada STQ. Padahal dalam prinsip pelaksanaannya hampir sama.
Sementara hasil Rakerda yang lain sambung Erman, meminta adanya sekretariat atau gedung permanen LPTQ.
"Termasuk usulan meminta agar setiap MTQ, provinsi memberikan anggaran senilai Rp2 miliar agar kegiatannya lebih maksimal," ucapnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Saud MC
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
