
DPRD Anambas Paripurnakan Pengganti Mukhtaruddin
Kamis, 25 Juni 2015 03:42 WIB

Pemberhentian kepala daerah harus diumumkan melalui rapat paripurna DPRD, setelah itu kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Kepri
Anambas (Antara Kepri) - DPRD Kepulauan Anambas akan menggelar rapat paripurna untuk membahas pejabat yang akan menggantikan Bupati T Mukhtaruddin yang berniat mengundurkan diri lebih awal dari masa jabatannya yang berakhir pada 9 Agustus 2015.
T Mukhtaruddin mengundurkan diri lebih awal, yaitu pada 24 Juli, karena berniat untuk maju sebagai calon bupati dalam Pilkada serentak pada 9 Desember 2015.
"Pemberhentian kepala daerah harus diumumkan melalui rapat paripurna DPRD, setelah itu kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Kepri," kata Wakil Ketua II DPRD Kepulauan Anambas Amat Yani di ruang rapat paripurna DPRD Anambas, Rabu.
Pengumuman berakhirnya masa jabatan bupati, kata dia, berdasarkan Keputusan Mendagari tahun 2010 tentang pemberhentian Pj Bupati Anambas dan pengangkatan bupati definitif, dan tentang pengesahan pengangkatan wakil bupati defenitif.
Selain itu, berdasarkan surat DPRD tentang pemberitahuan enam bulan menjelang masa akhir jabatan pada 3 Februari 2015, didukung dengan Surat Gubernur Kepri pada 3 Juni 2015 tentang masa akhir jabatan.
"Pengumuman ini sesuai dengan pasal 78 Undang-uandang No 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah," jelasnya.
Usulan pemberhentian dilaksanakan paling lambat akhir Juni 2015. "Bupati dan Wakil Bupati KKA dilantik pada 9 Agustus 2010 dan akan berakhir pada 9 Agustus 2015," ungkapnya .
Sebelumnnya Bupati Kepulauan Anambas T. Muhktaruddin mengatakan paling lambat tanggal 24 Juli 2015, dirinya bersama Abdul Haris telah mengundurkan diri. Ia dan Abdul Haris akan maju di Pilkada yang akan digelar serentak.
"Tanggal 26 Juli telah mulai pendaftaran," katanya.
Ditegaskan Tengku, sesuai dengan ketentuan satu bulan sebelum dilantik, Gubernur sudah mengusulkan kepada Mendagri siapa Pj bupati Anambas, sehingga pengusulan itu harus sudah dilakukan pada 9 Juli.
"Jadi siapa yang bakal ditunjuk, itulah yang terbaik namun sampai saat ini saya belum tau," tutupnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Radja
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
