
Amsakar Belum Ajukan Mundur dari PNS

Batam (Antara Kepri) - Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Energi dan Sumber Daya Mineral Kota Batam, Kepulauan Riau, Amsakar Ahmad belum mengajukan surat pengunduran diri sebagai pegawai negeri sipil kepada Wali Kota Ahmad Dahlan sebagai syarat untuk maju ke pemilihan kepala daerah.
"Amsakar belum mengajukan pengunduran diri secara tertulis, tapi secara lisan sudah," kata Wali Kota Batam Ahmad Dahlan di Batam.
Ia mengatakan Amsakar secara langsung sudah menyampaikan rencananya untuk maju sebagai calon Wakil Wali Kota Batam mendampingi Rudi, yang kini menjabat sebagai wakil wali kota Batam. Amsakar juga meminta restu darinya.
Wali Kota tidak mempermasalahkan keinginan pejabatnya untuk maju dalam Pilkada.
Meski hingga saat ini Amsakar belum mengajukan pengunduran diri, menurut Ahmad Dahlan, itu tidak masalah.
"Kalau daftar di KPU cukup bawa surat permohonan pengunduran diri. Kalau sudah resmi jadi calon, baru harus ada persetujuan dari pimpinan," kata dia.
Partai Demokrat dan Partai Nasional Demokrat menyatakan secara resmi mendukung Amsakar Ahmad menjadi calon wakil wali kota, mendampingi calon kepala daerah petahana, Rudi.
Amsakar menggeser sejumlah pejabat tinggi Pemkot Batam lain yang digadang-gadang mendampingi Rudi.
Terpisah, senator daerah pemilihan Kepulauan Riau Ria Saptarika mengajukan surat pengunduran diri dari keanggotaan Dewan Perwakilan Daerah RI karena ingin maju sebagai Wali Kota Batam dalam Pilkada serentak 2015.
"Surat pengunduran diri kami ajukan hari ini, ditujukan kepada Sekjend DPD RI," kata Ria Saptarika.
Ia mengatakan sudah bulat tekad untuk bertarung memperebutkan kursi Wali Kota Batam, hingga berani meletakkan jabatannya di Senayan.
"Tekad sudah bulat, mohon doanya saja," kata Ria yang menjabat sebagai Wakil Wali Kota Batam periode 2006-2011.
Ria Saptarika didukung oleh PDI Perjuangan untuk berpasangan bersama kader partai merah itu, Sulistiana sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam dalam Pilkada 2015. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
