
DPRD Kepri Bantah Pembahasan Anggaran Perubahan Berpolemik

Ini salah satu kendala kenapa sampai sekarang anggaran perubahan belum dibahas bersama pihak legislatif
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) membantah pembahasan APBD Perubahan tahun 2015 tidak tercapai kesepakatan antara pihak eksekutif dengan legislatif sehingga menimbulkan polemik.
"Tidak benar ada polemik. Pembahasan belum dimulai," kata Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak di Tanjungpinang, Senin.
Jumaga juga membantah salah satu polemik disebabkan legislator tidak ingin dana aspirasinya dipotong untuk menanggulangi permasalahan defisit anggaran.
"Tidak benar informasi itu," ucapnya.
Menurut dia, tim anggaran pemerintah daerah justru masih menyusun kebijakan umum anggaran. Selama proses penyusunan akan dibahas kegiatan yang tetap dipertahankan, kegiatan yang dipangkas anggarannya dan kegiatan yang ditunda pelaksanaannya.
"Kegiatan yang dinilai prioritas tetap dipertahankan dan dilaksanakan. Kegiatan yang tidak prioritas akan dihapus," ujarnya.
Jumaga yang diusung PDIP itu menjelaskan, seluruh anggota DPRD Kepri mulai hari ini melakukan reses selama delapan hari kerja. Pembahasan anggaran perubahan dilaksanakan setelah reses.
"Ini salah satu kendala kenapa sampai sekarang anggaran perubahan belum dibahas bersama pihak legislatif," tuturnya.
Dia memperkirakan pembahasan anggaran perubahan hanya membutuhkan waktu sekitar sebulan.
"Bulan depan sudah dapat disetujui DPRD Kepri," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
