Logo Header Antaranews Kepri

Empat Nelayan Kijang Diselamatkan TNI AL

Rabu, 16 September 2015 16:25 WIB
Image Print
KM Horizon-2 berlayar dari Pulau Tambelan menuju Kijang, sementara MT Eagle Asia-03 yang berlayar dari Johor Malaysia tujuan Banten. Kedua kapal itu bertabrakan di perairan Marapas sekitar pukul 14.00 WIB

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Empat nelayan asal Pulau Kelong, Kijang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, diselamatkan Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV/Tanjungpinang dalam peristiwa tabrakan antara KM Horizon-2 dan MT Eagle Asia-03 di perairan Marapas.

Dansatkamla Lantamal IV Mayor Laut (P) Harry Ismail di Tanjungpinang, Rabu, mengatakan korban kecelakaan laut pada Selasa (15/9) itu berhasil dievakuasi tim WFQR.

"KM Horizon-2 berlayar dari Pulau Tambelan menuju Kijang, sementara MT Eagle Asia-03 yang berlayar dari Johor Malaysia tujuan Banten. Kedua kapal itu bertabrakan di perairan Marapas sekitar pukul 14.00 WIB," katanya.

Harry menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan, kecelakaan laut disebabkan cuaca buruk hujan lebat, kabut asap dan gelombang tinggi.

Tim WFQR Lantamal IV/Tanjungpinang menerima informasi awal dari Batam VTS bahwa telah terjadi kecelakaan laut di Perairan Marapas. Berdasarkan hasil penyelidikan diperoleh informasi bahwa KM Horizon-2 ditabrak oleh MT Eagle Asia-03.

Kapal MT Eagle Asia-03 berbalik arah menyelamatkan awak KM Horizon yang tenggelam. Pemilik kapal itu Alie Nakhoda Saban (29), dengan anak buah kapal Maulid (24), Dudi (35) dan La Ende (41).

Sampai saat ini kempat korban yang berhasil diselamatkan masih berada di Posal Lagoi untuk dimintakan keterangan.

Empat awak kapal itu sempat terombang ambing di laut selama dua jam namun berhasil diselamatkan.

Berkat kerja sama tim intel, Posal Lagoi dan Tim Siaga WFQR Lantamal IV/Tanjungpinang dengan koordinasi cepat menggunakan sarana Patkamla Lobam, tim penyelamat langsung bergerak ke lokasi dan melalui komunikasi radio meminta kepada MT Eagle Asia-03 untuk tetap diposisi 1 10 44 U-104 10 83 T sekitar Perairan Karang Galang untuk evakuasi.

"Pada pukul 05.00 WIB tiba di posisi yang disepakati selanjutnya melaksanakan evakuasi menuju Posal Lagoi. Dan pada pukul 06.00 WIB, Patkamla Lobam sandar di Dermaga BBT Lagoi dengan membawa para korban, selanjutnya pada pukul 06.45 WIB kapal SAR 01 sandar di Dermaga BBT Lagoi ikut membantu," ungkapnya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026