Logo Header Antaranews Kepri

Siswa Tanjungpinang Libur Karena Kabut Asap

Selasa, 29 September 2015 20:25 WIB
Image Print
Berdasarkan analisa dinas kesehatan dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Tanjungpinang, kondisi udara di Tanjungpinang dalam keadaan tidak sehat untuk dihirup secara bebas oleh anak-anak.

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Mengantisipasi terjadinya gangguan kesehatan dari kabut asap, Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang memberikan intruksi untuk memulangkan anak sekolah mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai tingkat SD dan SMP.

"Intruksi ini sengaja kami sampaikan mengingat kondisi udara di Tanjungpinang sudah tidak sehat lagi," kata Kadis Pendidikan Kota Tanjungpinang, Dadang, Selasa.

Berdasarkan analisa dinas kesehatan dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Tanjungpinang, kondisi udara di Tanjungpinang memang dalam keadaan tidak sehat untuk dihirup secara bebas oleh anak-anak.

Sehingga timbul kekhawatiran terhadap dampak asap kiriman tersebut bisa mengancam kesehatan yang menyebabkan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada anak-anak.

"Anak yang sudah dipulangkan itu juga, kami imbau untuk selalu mendapat pengawasan dari orangtua dan harus berada di rumah masing-masing, bukan berada di luar rumah" paparnya.

Sementara itu, para guru diminta tetap melakukan aktivitas di sekolah serta melakukan pengawasan apabila ada siswa yang memilih untuk berada di sekolah, mengingat orangtua siswa bersangkutan tidak berada di rumah atau sedang bekerja.

"Meski dipulangkan, pelajar terkait tetap berstatus hadir dalam absensi kelas," tegasnya.

Imbauan ini tidak berlaku pada pelajar tingkat SMA, dengan alasan siswa SMA memiliki pola pikir yang lebih dewasa dan mampu menjaga kesehatan diri mengantisipasi dampak buruk dari kabut asap yang menyelimuti Ibukota Provinsi Kepri.

"Kami belum bisa menetapkan kapan pelajar tersebut harus libur, karena pemulangan pelajar ini berdasarkan musibah yang terjadi saat ini," papar Dadang.

Artinya, kalau besok cuaca bagus, maka pelajar kembali melakukan aktivitas seperti biasa.(Antara)

Editor: Evy R. Syamsir



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026