
Stok Beras Karimun Cukup Sampai Akhir November

Beras dari Jakarta mulai masuk, tapi harga cukup lumayan. Sampai di distributor sudah dijual Rp12.000 per kilogram, dan kalau di tingkat pengecer tentu lebih tinggi lagi
Karimun (Antara Kepri) - Stok beras di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, cukup sampai akhir November 2015, kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UKM) Karimun, Muhammad Hasbi.
"Data dan angkanya tidak hafal, tapi cukup sampai akhir November," kata dia di Tanjung Balai Karimun, Sabtu.
Muhammad Hasbi menjelaskan, bahwa pihaknya telah mengumpulkan para distributor untuk membahas persediaan beras dan langkah-langkah untuk mengantisipasi kelangkaan di pasaran.
Ia mengatakan, para distributor menyatakan siap mendatangkan beras dari Pulau Jawa, namun harganya pasti naik karena pembelian di Pasar Induk Cipinang sudah tinggi.
"Beras dari Jakarta mulai masuk, tapi harga cukup lumayan. Sampai di distributor sudah dijual Rp12.000 per kilogram, dan kalau di tingkat pengecer tentu lebih tinggi lagi," ucapnya.
Menurut dia, harga beras di pasaran sangat tergantung pada harga di Pulau Jawa. Namun demikian, ia tetap mengingatkan distributor untuk tidak menaikkan harga beras secara sepihak.
"Kami akan memantau harga dan persediaan di pasar. Kalau sudah langka, tentu naik. Inilah yang kami antisipasi," ucapnya.
Mengenai sarana angkut, ia mengatakan tidak menjadi masalah karena kapal pengangkut ditambah kapal penyeberangan atau roro cukup memadai dalam mendistribusikan beras ke daerah yang berbatasan dengan Malaysia dan Singapura tersebut.
Lebih lanjut dia mengatakan, kebutuhan beras masyarakat daerah kepulauan tersebut sangat tergantung dari Pulau Jawa dan Sumatera, karena pemerintah pusat belum memberikan izin untuk impor beras.
"Impor beras belum ada. Beras dari Jawa sangat bagus, tapi kami berharap pendistribusiannya lancar dan harganya tidak naik tinggi," kata dia lagi.
Berdasarkan pantauan, harga beras di pasar tradisional Tanjung Balai Karimun mulai naik sejak akhir Oktober pada kisaran Rp500 hingga Rp1.000 per kilogram.
"Harga beras sudah naik dari Jawa, kami harus menyesuaikan agar tidak rugi," kata Bujang, pedagang beras di Tanjung Balai Karimun. (Antara)
Editor: Fardah Assegaf
Pewarta : Rusdianto
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
