Logo Header Antaranews Kepri

Bukit Kemuning Batam Longsor Enam Rumah Tertimbun

Minggu, 3 Januari 2016 21:04 WIB
Image Print
Enam rumah rusak karena terkena longsoran. Empat roboh tertimbun, dua rusak ringan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu

Batam (Antara Kepri) - Hujan yang berlangsung terus menerus di Kota Batam sejak dua hari terakhir mengakibatkan jalan di Bukit Kemuning Seibeduk Kota Batam longsor dan menimbun enam rumah di bawahnya.

"Enam rumah rusak karena terkena longsoran. Empat roboh tertimbun, dua rusak ringan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu," kata warga Seibeduk, Mariyanto, Minggu.

Longsor yang terjadi Minggu sekitar pukul 07.00 WIB tersebut sempat mengagetkan warga sekitar khususnya penghuni Perumahan Nusa Indah yang berada di bawah bukit.

"Warga kaget karena kejadian tiba-tiba. Selain yang rumahnya tertimbun, warga yang dekat lokasi longsoran juga mengungsi. Mereka takut terkena longsor susulan," kata dia.

Puluhan aparat dari Satuan Brimob Polda Kepri, turun dan melakukan pembersihan pohon yang tumbang saat kejadian. Pohon tumbang dan mengenai rumah warga, dipotong dan kayu-nya dipindahkan.

Petugas juga masih siaga di jalan yang longsor, karena warga silih berganti datang, untuk melihat jalan yang longsor. Polisi melarang warga terlalu dekat dengan jalan yang putus khawatir akan terjadi longsoran.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batam, Raja Azman pihaknya akan membuat dapur umum untuk mencukupi kebutuhan warga korban longsor dan yang mengungsi akibat takut terkena longsor susulan.

"Kami siapkan dapur umum, karena ada rumah warga yang rusak. Kami pindahkan sementara warga menjauh dari lokasi longsor agar aman," kata dia.

Ia juga mengimbau warga Batam khususnya yang berada dekat perbukitan agar waspada, mengingat curah hujan tinggi berpotensi mengakibatkan longsor pada lokasi lain.

Hingga sore ini, nampak petugas kepolisian terus berupaya membersihkan longsoran dari lokasi tersebut. Sejumlah warga nampak membantu, warga lainnya sebagian menonton.

Sementara sejumlah warga nampak mengevakuasi barang-barang dari rumah yang dekat dengan lokasi longsor. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026