
BNN Kepri Ajak Pengusaha Perangi Narkoba

Angka penyalahgunaan narkoba di Kepri sangat tinggi. Salah satunya pada kalangan pekerja dengan kesibukan tinggi
Batam (Antara Kepri) - Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau mengajak kalangan perusahaan untuk sama-sama melakukan pembangunan berwawasan anti narkoba di lingkungan masing-masing agar pencegahan narkoba lebih efektif.
"Angka penyalahgunaan narkoba di Kepri sangat tinggi. Salah satunya pada kalangan pekerja dengan kesibukan tinggi," kata Kepala BNN Kepri Kombes Pol Benny Setiawan di Batam, Selasa.
Dihadapan perwakilan manajemen perusahaan Kawasan Industri Citra Buana, ia mengatakan angka penyalahguna narkoba di provinsi kepri pada taraf coba-coba mencapai 11.478 orang.
"Disamping pekerja yang membutuhkan stimulan dalam bekerja, didalamnya juga masuk pelajar. Mereka menjadi pangsa pasar bagi jaringan bandar narkoba di Kepri," kata dia.
Para penyalahguna ini dapat mengancam produktivitas usaha, karena bekerja dibawah pengaruh narkoba dapat menyebabkan kecelakaan kerja.
Untuk itu Benny mengajak seluruh pelaku kebijakan industri untuk melakukan pencegahan di wilayahnya masing masing agar produktifitas pekerja bisa maksimal.
"Saat ini SDM kami masih sangat terbatas, karena itu kami memerlukan dukungan dari masyarakat, dalam hal ini para pemegang kebijakan di perusahaan," kata Benny.
Perwakilan Disnaker Batam, Bukti Rantau dalam kesempatan tersebut mengajak komitmen perusahaan untuk berintegrasi dalam penanggulangan penyalahgunaan narkotika.
Berdasarkan Permenakertrans No.11 tahun 2005 dan Perda Kota Batam No.5 tahun 2010, Bukti menyampaikan bahwa setiap perusahaan dan badan usaha berkewajiban untuk mengawasi lingkungan kerjanya dari penyalahgunaan narkotika, baik secara langusung maupun tidak langsung.
"Minimal dengan memasang informasi larangan penyalahgunaan narkoba juga logo stop narkoba pada lingkungan kerja masing-masing," kata dia.
Perusahaan juga diimbau untuk melakukan test urine narkoba secara mandiri dan berkala untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing masing, terutama saat penerimaan karyawan baru. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Larno
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
