
Anggota DPRD: Masyarakat Perhatikan Konflik Perbatasan Natuna

Saya setuju dengan pernyataan Menteri KKP yang ingin membawa kasus intervensi Tiongkok di wilayah kedaulatan Indonesia, ke Mahkamah Internasional
Tanjungpinang (Antara) - Masyarakat Kepulauan Riau memperhatikan perkembangan dari konflik perbatasan di perairan Natuna yang baru-baru ini dipicu intervensi Kapal Penjaga Pantai Tiongkok, kata Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepri Sukhri Fahrial
"Sejauh ini konflik di Laut Tiongkok Selatan dekat Natuna belum mempengaruhi masyarakat Kepri, khususnya Natuna, namun menjadi perhatian serius masyarakat," ujarnya yang dihubungi Antara di Tanjungpinang, Kamis.
Dia mengharapklan hubungan antara Indonesia dengan Tiongkok tidak terus memanas. Pemerintah RI harus menyelesaikan permasalahan itu secara bijaksana dan tegas.
"Saya setuju dengan pernyataan Menteri KKP yang ingin membawa kasus intervensi Tiongkok di wilayah kedaulatan Indonesia, ke Mahkamah Internasional," ujarnya.
Namun untuk saat ini, menurut politikus Partai Hati Nurani Rakyat itu, Pemerintah Indonesia harus memperkuat militernya di kawasan perbatasan, ada atau tidak ada gangguan keamanan.
"Apalagi saat ini, ada ketegangan antara Tiongkok-Indonesia, seharusnya ini mendorong Pemerintah Indonesia untuk memperkuat pertahanan keamanan di kawasan perbatasan," katanya.
Jika Tiongkok semakin memperkuat militernya di Laut Tiongkok Selatan, terutama di wilayah kedaulatan NKRI, maka Pemerintah Indonesia harus mewaspadainya.
"Kalau masuk wilayah Indonesia, harus dihalau," katanya.
Dia mengatakan aksi pembebasan nelayan Tiongkok yang mencuri ikan di wilayah kedaulatan NKRI seperti menguji nyali Indonesia. Tiongkok harus memahami bahwa Pemerintah Indonesia tidak menolelir aksi dalam bentuk apapun yang mengancam NKRI.
"Kita memiliki kekuatan militer, yang diakui dunia internasional. Kita negara kuat," tegasnya.
Dia mengatakan terkait permasalahan tersebut, anggota DPRD Kepri daerah pemilihan Batam akan bertemu dengan Komandan Guskamla Koarmabar.
"Kami ingin mendorong dan memberi dukungan kepada TNI AL untuk mengamankan perbatasan RI di Natuna," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
