Logo Header Antaranews Kepri

Operasi Siluman Lantamal IV Berantas Peredaran Narkoba

Jumat, 8 April 2016 20:29 WIB
Image Print

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV/Tanjungpinang menggelar Operasi Siluman untuk memberantas peredaran narkoba di perairan Provinsi Kepulauan Riau.
Operasi siluman dilakukan setelah mendapat laporan intelijen bahwa peredaran narkoba melalui jalur laut di Indonesia, khusus Kepri mulai banyak, kata Danlantamal IV Laksamana Pertama S Irawan di Tanjungpinang, Jumat.
Tim WFQR IV KAL Welang dalam operasi di Selat Philip berjarak 1,4 mil laut dari Pulau Cula memeriksa KM Anugrah Ilahi GT 5 jenis kapal kargo kayu yang bertolak dari Tanjung Batu tujuan Batam.
Dalam pemeriksaan itu ditemukan alat pengisap narkoba jenis sabu dan obat yang belum diketahui jenisnya.
Kapal KM Anugrah Ilahi bermuatan kelapa dibawa ke Lanal Tanjung Balai Karimun karena disinyalir membawa narkoba sehingga perlu diadakan pemeriksaan terhadap barang muatan kapal.
Dari pemeriksaan terdapat indikasi bahwa kapal tersebut bermuatan narkoba berdasarkan temuan berupa alat-alat isap sabu-sabu dan beberapa obat yang belum diketahui jenisnya berada di dalam kapal KM Anugrah Ilahi yang dinakhodai oleh JM.
"Dari hasil pemeriksaan Tim WFQR Lantamal IV/Tanjungpinang juga menemukan beberapa ponsel beserta nomor ponsel pengedar," ujarnya.
Para anak buah kapal (ABK) mereka mengonsumsi narkoba. Berbekal barang bukti dan pengakuan para ABK, seluruh ABK Kapal KM Anugrah Illahi dipindakan ke KAL Welang dan selanjutnya Kapal KM Anugrah Ilahi dikawal menuju Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Karimun guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut.
"Kami akan menyekat perairan Kepri karena disinyalir 70 persen barang haram narkoba masuk melalui jalur laut, sementara di wilayah Kepri banyak pelabuhan-pelabuhan tikus yang luput dari pantauan aparat," katanya yang pernah menjabat sebagai Komandan Pasukan Khusus TNI AL Komando Pasukan Katak.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026