Logo Header Antaranews Kepri

BKKBN Bangun Kampung KB di Tanjungpinang

Jumat, 27 Mei 2016 22:24 WIB
Image Print
Kampung KB ini merupakan tindak lanjut dari program nasional yang dicanangkan Presiden Jokowi yang bisa menjadi pintu untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup manusia Indonesia

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana membangun Kampung KB di Kelurahan Tanjungunggat, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty seusai meresmikan Kampung KB di Tanjungunggat, Jumat, mengatakan program tersebut dilaksanakan di kawasan pelosok, pesisir, perkampungan hingga perdesaan.

"Kampung KB ini merupakan tindak lanjut dari program nasional yang dicanangkan Presiden Jokowi yang bisa menjadi pintu untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup manusia Indonesia," ujarnya.

Surya mengharapkan Kampung KB dapat mendorong warga yang tinggal di kawasan miskin, padat penduduk, terpencil melaksanakan program KB.

"Pelaksanaan program KB sekarang lebih difokuskan pada masyarakat tidak mampu dan tidak punya akses terhadap fasilitas kesehatan," ucapnya dalam pencanangan Kampung KB yang ditandai dengan penandatanganan komitmen KB oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

Sementara itu Nurdin Basirun mengatakan program Kampung KB sebagai tekad Presiden Jokowi dalam Nawacita untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat di kawasan pedesaan, pelosok, pesisir dan perkampungan di seluruh Indonesia.

Karena itu, kata dia Pemprov Kepri akan mendukung dan bekerja sama dengan institusi terkait melaksanakan program nasional ini sehingga membuahkan hasil yang maksimal.

"Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, perlu keseimbangan kebutuhan pokok yang terjangkau. Jika tidak hal itu akan menghambat kesejahteraan masyarakat," katanya

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan program Kampung Keluarga (KB) yang dicanangkan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia di Provinsi Kepri harus didukung semua pihak.

"Keberhasilan program KB dapat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup manusia dan kesejahteraan keluarga pra-sejahtera untuk menuju pada kehidupan yang lebih baik," ujarnya.

Lis menjelaskan ada 15 indikator Kelurahan Tanjungunggat dipilih sebagai Kampung KB, diantaranya adanya penigkatan KB baru dan aktif, kebutuhan pelayanan KB tidak terpenuhi, tidak ada perempuan yang buta aksara, partisipasi keluarga pra-sejahtera, serta terlayani kesehatan ibu hamil, menyusui, gizi bayi dan anak.

"Untuk mengerakkan program kependudukan, saya minta semua satuan kerja perangkat daerah dapat membantu dan mendukung penuh untuk pelaksanaan kampung KB di Tanjungpinang," katanya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026