
DPRD Kepri Nilai RPJMD tidak Berfokus Kemaritiman
Jumat, 24 Juni 2016 23:08 WIB

Batam (Antara Kepri) - Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau Jumaga Nadeak menilai naskah Rencana Awal Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang disusun Pemprov Kepri tidak berfokus mengutamakan pembangunan sektor kemaritiman.
"Rencana kerja antarbab yang disampaikan kurang menyambung. Selain itu, masih belum sesuai dengan 'kitab suci' RPJMD yaitu Permendagri Nomor 54," kata Jumaga Nadeak saat membahas RPJMD Kepri di Batam, Jumat (24/6).
Padahal, menurut Jumaga, rencana awal RPJMD merupakan kunci utama rencana kerja pemerintah kedepan.
Ia khawatir, bila RPJMD tidak sinkron dengan Permendagri, akan ditolak oleh Kemdagri.
Tidak hanya itu, Jumaga juga mengatakan Pemprov Kepri belum melampirkan indikator kinerja program dalam rencana awal RPJMD.
"Dan yang paling penting adalah, capaian kinerja program belum menggambarkan kerangka kerja serta pendanaan," kata dia.
Menurut Jumaga, itu bisa riskan apalagi saat ini keuangan daerah masih dibayang-bayangi ancaman defisit anggaran.
"Ini penting, karena dengan begitu kami bisa melihat, berhasil atau tidaknya kepala daerah nantinya," kata Jumaga.
Di tempat yang sama, anggota DPRD Kepri Alex Guspeneldi juga menilai visi misi Pemprov Kepri dalam mengedepankan keunggulan sektor maritim tidak terlihat dalam rencana awal RPJMD.
"Dari yang saya baca, data untuk mencapai RPJMD ini tidak terlalu tergambarkan. Bahkan sangat minim data," papar Alex.
Ia berharap rencana qwal RPJMD dapat diperbaiki dengan memasukkan hasil musrenbang terakhir dan prioritas pembangunan.
Sebelumnya, Pemprov Kepri melalui Bappeda menyampaikan Rencana Awal RPJMD Provinsi Kepri. Berdasarkan perundang-undangan, RPJMD digunakan kepala daerah baru menjalankan janji politiknya.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
