Logo Header Antaranews Kepri

Penegakan Perda di Tanjungpinang Belum Efektif

Jumat, 22 Juli 2016 18:09 WIB
Image Print
Perda itu dibuat bukan untuk memperbaiki moral, tetapi dibuat karena memiliki anggaran dan karena formalitas

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Jaringan Pemuda Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) wilayah Kepri menilai, penegakan Peraturan Daerah (Perda) di Kota Tanjungpinang masih belum efektif.

"Terkesan hanya sekedar laporan keberhasilan bahwa telah membuat perda. Sementara, pada kenyataaanya perda yang dibuat tidak terkontrol," kata Ketua JPRMI wilayah Kepri, Afrizal.

Kenyataan tersebut sambungnya, menimbulkan kerancuan tentang tujuan dibentuknya perda itu sendiri.

"Artinya, perda itu dibuat bukan untuk memperbaiki moral, tetapi dibuat karena memiliki anggaran dan karena formalitas," ucap Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan Fisip Umrah tersebut.

Ditambah lagi, proses penggodokan perda melibatkan DPRD yang indikator capaian kerjanya antara lain, berupa seberapa banyak perda yang telah dihasilkan.

"Tanjungpinang memang memiliki banyak perda, tapi tak efektif," tegasnya.

Menurut Afrizal, tidak efektifnya penegakkan Perda di Tanjungpinang akan berimbas pada aktifitas masyarakat, khususnya kalangan pelajar Kota Tanjungpinang.

"Kami berharap Pemko Tanjungpinang dapat meningkatkan pengawasan terhadap perda yang
telah disahkan," ucapnya.

Di sisi lain, JPRMI menilai Pemko Tanjungpinang juga kurang fokus pada program remaja, khususnya program masjid.

"Kalaupun ada, program masjid yang dibuat sifatnya hanya sekedar formalitas saja. Artinya, program yang spesifik terhadap remaja itu tidak ada," ujarnya.

Padahal, remaja merupakan salah satu faktor strategis dalam pembentukan karakter yang harus segera dimonitor dengan baik. Karena, jika tidak maka dikemudian hari akan menjadi persolan, dan persoalan bangsa juga dari remaja.

Afrizal menilai, Pemko Tanjungpinang juga belum memiliki program remaja secara khusus.

"Selain itu, kegiatan yang dilakukan Pemko Tanjungpinang sifatnya hanya menghabiskan anggaran dan tidak pernah memberi ruang tokoh-tokoh yang memiliki visi misi yang baru untuk berdiskusi menjadikan Tanjungpinang lebih baik," ucapnya. (Antara)

Editor: Evy R. Syamsir



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026