
Embarkasi Batam Pulangkan Empat JCH ke Daerah

Batam (Antara Kepri) - Embarkasi Hang Nadim Batam memulangkan empat orang jamaah calon haji (JCH) ke daerah masing-masing karena menderita berbagai penyakit dan tidak dapat melanjutkan perjalanan haji pada tahun ini.
"Ada empat yang dikembalikan ke daerah karena sakit," kata Sekretaris Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Hang Nadim Batam Syahbudi di Batam, Kepulauan Riau, Selasa.
Empat orang yang dipulangkan kembali ke daerah asal, yaitu Sakdiah Gani Suhud Binti Abdul Gani asal Lingga Kepulauan Riau karena menderita anemia dan Asnah Senin Karim Binti Senin asal Lingga Kepri karena menderita Cirosis Hepatis.
Kemudian Marlinda Ali Zainal Abidin asal Sanggau Kalimantan Barat karena menderita Schizophrenia Akut dan Engkos Bin Bahrum asal Ketapang Kalbar karena menderita Dimensia Alzheimer.
Keputusan untuk memulangkan calon haji yang sakit merupakan rekomendasi dari dokter yang menangani calon haji.
Sementara enam orang calon haji yang sebelumnya gagal berangkat karena tidak memiliki sertifikat vaksin meningitis, akhirnya disuntik di Embarkasi sebagai syarat untuk melanjutkan ibadah ke Tanah Suci.
Syahbudi mengatakan setelah mendapatkan imunisasi, maka Calhaj harus menunggu selama 10 hari sebelum bisa diberangkatkan.
"Karena masa inkubasinya minimal 10 hari," kata dia.
Dari enam orang yang keberangkatannya tertunda karena vaksin, tiga orang dari Kalbar, dan tiga lainnya dari Kepri.
Tiga orang Kalbar adalah Een Hairani Abu Bakar yang seharusnya tergabung dalam Kloter 13, Ismail Yusuf Muhammad dan Dini Ahadini Amin, yang seharusnya tergabung dalam Kloter 12. Ketiganya berasal dari Kota Pontianak.
Dan tiga Calhaj dari Kepri yaitu Ani Bustami Ajan asal Kabupaten Karimun, Mutriah Sadullah Bakri dan Safie Sawi asal Kota Batam. Seluruhnya seharusnya tergabung dalam Kloter 15. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
