Logo Header Antaranews Kepri

Kloter I Debarkasi Batam Tiba 18 September

Jumat, 16 September 2016 21:06 WIB
Image Print
Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, dari maskapai penerbangan untuk ketibaan jamaah dan lainnya

Batam (Antara Kepri) - Jamaah haji Kelompok Terbang (Kloter) I Debarkasi Batam dijadwalkan akan mendarat di Bandara Hang Nadim Batam pada Minggu 18 September 2016 pukul 08.05 WIB.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Debarkasi Batam, Marwin Djamal di Batam, Kepulauan Riau, Jumat, menyatakan panitia telah bersiap menyambut kedatangan jamaah haji.

"Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, dari maskapai penerbangan untuk ketibaan jamaah dan lainnya," kata Marwin usai rapat pemulangan jamaah haji Debarkasi Batam.

Pada hari yang sama, Kloter 2 juga tiba di Bandara Hang Nadim Batam sekitar pukul 18.35 WIB.

"Jadi hari Minggu itu, ada dua pemulangan dua kloter," kata Marwin.

Kloter 1 Embarkasi Batam terdiri dari 443 orang jamaah haji asal Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Karimun dan Bintan, Lingga, Anambas dan Natuna.

Setibanya di Bandara, jamaah langsung menuju Asrama Haji Batam untuk seremoni penyambutan jamaah.

Setelah istirahat sebentar, kemudian jamaah asal Batam, Tanjungpinang, Karimun dan Bintan boleh langsung kembali ke daerah asal.

Berdasarkan jadwal yang disusun PPIH, jamaah dari Tanjungpinang akan berlayar menumpang Kapal Baruna pada pukul 11.30 WIB, jamaah dari Kabupaten Karimun menumpang kapal Miko Natalia pukul 13.00 WIB dan jamaah asal Kabupaten Bintan menumpang Kapal Baruna pukul 15.00 WIB

Sedangkan jamaah asal Lingga, Anambas, Natuna diinapkan sehari di Asrama Haji Batam, sebelum kembali ke daerahnya masing-masing.

Jamaah asal Lingga berlayar menggunakan kapal MV Oceana pukul 07.00 WIB, jamaah Anambas terbang melalui Bandara Tanjungpinang pukul 12.00 WIB dan jamaah asal Natuna terbang melalui Bandara Hang Nadim pukul 11.50 WIB.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri yang juga panitia bidang kesehatan PPIH Debarkasi Batam, Tjetjep Yudiana menyatakan menerima kabar sembilan orang jamaah Kloter 1 menderita sakit dari Tanah Suci.

Satu di antaranya harus mendapatkan perawatan lebih lanjut di RS Arab Saudi, sedangkan delapan orang lainnya harus mendapatkan penanganan setibanya di Bandara Hang Nadim.

"Kami sudah mendapatkan keterangan, jadi kami siapkan ambulans dan peralatan yang kira-kira dibutuhkan berdasarkan riwayat penyakitnya," jelas dia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026