
KP2KE Tanjungpinang Latih Kader Perlindungan Hutan

Kegiatan ini juga sekaligus menyosialisasikan peran hutan untuk paru-paru kota dan mengoptimalkan fungsi hutan melalui program perlindungan hutan
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, Kehutanan dan Energi (KP2KE) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau melatih kader observasi dan perlindungan hutan.
Kepala Dinas KP2KE Tanjungpinang Adnan, di Tanjungpinang, Sabtu, mengatakan kegiatan bertema "Pengembangan Mitra Kader Observasi dan Perlindungan Hutan" untuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk menjaga hutan.
"Kegiatan ini juga sekaligus menyosialisasikan peran hutan untuk paru-paru kota dan mengoptimalkan fungsi hutan melalui program perlindungan hutan," katanya.
Pelatihan yang dibuka secara resmi oleh Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah itu diikuti sebanyak 100 orang yang terdiri dari pelajar SMAN 1 dan 6 Kota Tanjungpinang, SMKN 1 dan 4 Kota Tanjungpinang, MAN Kota Tanjungpinang, Saka Wanabakti, serta Forum anak Kota Tanjungpinang.
"Kegiatan ini dilaksanakan mulai hari ini hingga besok di dua lokasi. Salah satu lokasi di Hutan Batu Kucing," katanya.
Dia berharap pelajar sebagai generasi muda mampu menjaga dan melestarikan hutan," tuturnya.
Pengembangan kader konservasi juga membantu pemerintah dalam melindungi fungsi hutan lindung.
Selain itu, kegiatan ini juga untuk menciptakan pola pikir dan menambah wawasan di kalangan pelajar dan masyarakat, sehingga menjadi kader yang mampu sebagai ujung tombak untuk melindungi hutan di Kota Tanjungpinang.
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah memberi apresiasi kepada kepala sekolah dan lembaga swadaya masyarakat beserta forum anak-anak Kota Tanjungpinang yang peduli dalam menjaga hutan.
Pembelajaran dan pembagunan motivasi dari sekolah dan kegiatan pelatihan yang akan membentuk kader kemitraan konservasi menjadi sebuah ujung tombak dan mampu menjadi contoh dalam lingkungan agar menjaga hutan penting untuk kelangsungan hidup
"Mitra kader konservasi mempuyai kewajiban dan paradigma baru dalam membentuk generasi lalu dan sekarang tentang penting menjaga hutan, sehingga kemandirian dari kader konservasi harus muncul dari diri," ujarnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
