
Pelabuhan Pancung Sekupang Beroperasi Akhir 2017

Ada pelayaran rutin yang dikelola masyarakat, dari Pulau Belakangpadang ke Batam, juga pelayaran ke pulau-pulau sekitar lainnya
Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau optimistis Pelabuhan Pancung Sekupang bisa beroperasi pada akhir 2017, sesuai dengan masa pengerjaan pelabuhan yang menghubungkan pelayaran rakyat antar pulau penyangga itu.
"Akhir tahun ini selesai," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Yusfa Hendri di Batam, Senin.
Tahun ini, pemerintah melanjutkan pembangunan Pelabuhan Pancung Sekupang tahap III, dengan melengkapi sarana prasarana pelabuhan.
Pemkot akan membangun jalan darurat sebagai akses ke luar masuk pelabuhan, terutama untuk lalu lalang ambulans, yang membawa pasien dari pulau penyangga ke rumah sakit di pulau utama, dan sebaliknya.
"Nanti akan dibangun jalur evakuasi," kata Yusfa Hendri.
Saat ini, pembangunan masih dalam tahap lelang konsultan perencanaan.
Selain membangun akses jalan darurat, tahun ini Pemkot juga akan melengkapi atap bangunan lantai dua.
Pemkot juga akan memperbaiki dermaga yang sudah ada, dan menambah dermaga baru untuk tambat kapal-kapal selain pancung.
"Akan ditambah dermaga T di situ, untuk memungkinkan kapal milik Pemkot bisa tambat di situ," kata dia.
Pemkot menganggarkan Rp5 miliar untuk pembangunan Pelabuhan Sekupang tahap III itu.
Di tempat yang sama, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Batam Ardiwinata menyatakan Pelabuhan Pancung Sekupang melayani pelayaran antar pulau.
"Ada pelayaran rutin yang dikelola masyarakat, dari Pulau Belakangpadang ke Batam, juga pelayaran ke pulau-pulau sekitar lainnya," kata Ardi.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
