
Petani Lingga Harapkan Bantuan Bibit Padi Berkualitas

Bantuan bibit awal yang diterima petani kami banyak yang rusak. Hanya sebagian saja yang bisa disemai dan berhasil ditanami pada lahan sawah
Lingga (Antara Kepri) - Petani di dua desa program cetak sawah Kabupaten Lingga mengharapakan pemerintah tidak lagi kirim bantunan bibit rusak dan tanpa label, untuk agenda tanam serentak 1 Mei 2017 mendatang.
"Bantuan bibit awal yang diterima petani kami banyak yang rusak. Hanya sebagian saja yang bisa disemai dan berhasil ditanami pada lahan sawah," kata Hanafi, Kepala Desa Resang Kecamatan Singkep Selatan, yang dihubungi dari Daik Lingga, Senin.
Hanafi menjelaskan, Desa Resang yang menjadi salah satu lokasi pencetakan sawah bantuan pusat di Kabupaten Lingga tersebut, sudah pernah menerima bantuan bibit padi untuk tanam perdana pada akhir tahun 2016 lalu.
Bantuan tersebut diperkirakan cukup untuk lahan yang sudah tercetak seluas 55 hektar di desa itu.
"Tapi saat proses merendam bibit sebelum penyemaian, banyak butiran padi yang mengapung (kosong). Bahkan kami tidak tahu jenis maupun standarisasi bibit bantuan itu," ungkapnya.
Permasalahan bibit, lanjut Hanafi, merupakan salah satu dari beberapa penyebab lahan sawah bantuan pemerintah pusat di desanya itu lambat ditanami.
Senada dengan Hanafi, Kades Bukit Langkap Kecamatan Lingga Timur, Sudarmin, juga menyampaikan persoalan bantuan bibit tersebut.
Menurutnya, bantuan bibit yang diterima oleh Desa Bukit Langkap untuk sawah seluas 45 hektar bantuan pusat, hanya sebagian kecil saja yang bisa disemai.
"Kalau informasi dari Dinas Pertanian, bibit itu jenis Inpari. Yang jadi pertanyaan petani kami, bibit itu jenis padi organik atau anorganik. Kalau mengacu pada program, seharusnya padi jenis organik. Pupuk bantuan yang kami terima juga organik," ungkap Sudarmin.
Persoalan bibit bantuan itu juga sudah disampaikannya langsung kepada tim dari Dinas Pertanian Provinsi Kepri, saat tim tersebut melakukan peninjauan ke lokasi persawahan desanya.
Dia mengharapkan, pemerintah memilih jenis bibit berkualitas baik untuk program tanam serentak pada 1 Mei 2017 mendatang, agar hasil yang diperoleh petani juga memuaskan. (Antara)
Editor: Evy R Syamsir
Pewarta : Ardhi
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
