Jumat, 20 Oktober 2017

Polda Kepri: Ribuan Kendaraan Terjaring Operasi Patuh

id Polda,Kepri,Kendaraan,Terjaring,Operasi,Patuh,seligi
Sebagian besar yang terjaring adalah kendaraan bermotor roda dua. Pelanggaran paling banyak adalah menerobos rambu-rambu dan melawan arus
Batam (Antara Kepri) - Direktur Lalulintas Polda Kepri Kombes Pol Asep Akbar Hikmana mengatakan selama pelaksanaan Operasi Patuh Seligi ribuan kendaraan sudah terjaring akibat berbagai pelanggaran.

"Setiap hari rata-rata 170 kendaraan terjaring razia. Sebagian besar dari Batam karena populasi kendaraan sangat banyak. Jadi jumlahnya sudah ribuan," kata dia di Batam, Rabu.

Operasi Patuh Seligi 2017 sudah dilaksanakan sejak 9 Mei 2017 untuk menegakkan aturan berlalulintas bagi pengendara kendaraan bermotor di jalan raya. Operasi akan berakhir pada 22 Mei 2017.

Polda Kepri memiliki tujuh wilayah di bawah Polresta Barelang, Polres Karimun, Tanjungpinang, Bintan, Lingga, Natuna, dan Anambas. Dari tujuh wilayah itu hanya di Karimun, Bintan, Tanjungpinang, dan Batam yang memiliki populasi kendaraan besar. Tiga wilayah lan didominasi perairan sehingga kendaraan bermotor jauh lebih sedikit.

"Sebagian besar yang terjaring adalah kendaraan bermotor roda dua. Pelanggaran paling banyak adalah menerobos rambu-rambu dan melawan arus," kata Asep.

Hal tersebut, kata dia, membuktikan bahwa kesadaran masyarakat dalam berkendara masih minim sehingga mengabaikan peraturan yang dapat mengancam diri sendiri maupun orang lain.

"Makanya operasi ini dilaksanakan. Tujuannya agar masyarakat patuh terhadap peraturan lalulintas dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas jalan raya," kata dia.

Polda Kepri, kata dia, mengimbau agar masyarakat selalu taat terhadap aturan berkendara dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara di jalan raya.

"Masyarakat harus menyadari bahwa keselamatan dalam berkendara adalah kebutuhan. Maka melengkapi diri dengan helm, surat-surat yang lengkap, serta patuh peraturan bukan hanya saat ada operasi seperti sekarang, namun setiap berkendara," kata Asep.

Bagi masyarakat yang belum memiliki SIM, kata Asep, agar segera mengurus pada satuan layanan di polres/polresta terdekat pada wilayah masing-masing.

Asep mengatakan, setelah Operasi Patuh Seligi 2017 usai akan dilanjutkan dengan Operasi Ramadhaniah pada saat musim mudik hingga setelah Hari Raya Idul Fitri yang segera tiba. (Antara)

Editor: Rusdianto

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga