Selasa, 24 Oktober 2017

Korem 033/WP Cipta Kondisi Jaga Stabilitas Daerah

id Korem,wira,pratama,033,WP,Cipta,Kondisi,kepulauan,riau,perbatasan,kepri,Jaga,Stabilitas,Daerah
Tujuan utama dari TMMD untuk menanamkan jiwa kemanunggalan dan itu semua untuk negara. Ketika suatu hari negara dalam keadaan bahaya, masyarakat sudah menyiapkan logistik di wilayah yang menjadi medan tempur TNI
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Komando Resor Militer (Korem) 033 Wira Pratama Provinsi Kepulauan Riau terus menanamkan jiwa kemanunggalan antara masyarakat dan TNI untuk menciptakan kondisi stabilitas daerah yang baik.

Kepala Penerangan Korem 033/Wira Pratama, Mayor Inf A. R. Sipahutar, di Tanjungpinang, Senin, mengatakan kolaborasi dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) diciptakan untuk membangun jiwa pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di masyarakat.

"Tujuan utama dari TMMD untuk menanamkan jiwa kemanunggalan dan itu semua untuk negara. Ketika suatu hari negara dalam keadaan bahaya, masyarakat sudah menyiapkan logistik di wilayah yang menjadi medan tempur TNI," katanya.

Ia menjelaskan, TNI Angkatan Darat (AD) di daerah perbatasan antara negara, seperti Kepulauan Riau menjajaki dan membangun pengamanan secara tersistem kepada masyarakat melewati berbagai macam pendekatan.

Dengan demikian, isu internasional maupun nasional yang berdampak langsung dalam penanganan bahaya di daerah dapat diatasi, seperti meletakkan prajurit di seluruh daerah kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau.

"Terdapat 1.039 raider di Provinsi Kepulauan Riau," katanya.

Induk dari pasukan tempur yang biasa disebut Raider Khusus di Batalion 136/Tuah Sakti. Di kepri pasukan tempur itu terdiri dari 3 kompi di Batam, 1 kompi di Tanjung Balai Karimun, 1 Kompi di Tembeling dan 2 Kompi di Natuna.

"Tugas kompi ini yang pertama merupakan satuan tempur, apabila negara dalam keadaan darurat merekalah yang berada di depan," ujarnya.

Dalam keterangannya, Raider yang sudah dilatih kesiapannya dan siap menerobos musuh kapan pun itu berada di seluruh wilayah perbatasan Kepulauan Riau.

Ketegangan antara Indonseia dan Tiongkok dalam permasalahan perebutan Kabupaten Natuna yang diklaim Tiongkok sebagai miliknya merupakan tugas TNI AD, terkhusus bagi para Raider untuk siap tempur, jika sewaktu-waktu perang terjadi.

"Masalah terbesar saat ini di saat Tiongkok mengklaim Natuna menjadi miliknya, maka Raider dipersiapkan untuk itu," ujarnya.

Pengamanan NKRI ini, lanjutnya tidak semua masyarakat ketahui. Namun, upaya pemerintah untuk mempersiapkan ketahanan negara sudah terbangun melewati TMMD, agar masyarakat siap sewaktu-waktu jika terjadi perang. (Antara)

Editor: Rusdianto

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga