Sussy Air: Minat Pilot Lokal Terbangi Pesawat Perintis Minim

id Peminat,Minim,Sussy,Air,Pilih,Pilot,Asing,dabosingkep,penerbangan,perintis,ketimbang,Lokal

Lingga (Antara Kepri) - Maskapai Sussy Air, milik PT ASI Pudjiastuti Aviation menyebutkan, minat pilot lokal Indonesia terbang dengan pesawat perintis minim.

Meskipun dari data Kementerian perhubungan ada 1.200 lebih pilot yang sudah menyelesaikan sekolah penerbangannya, menganggur," kata Chrystine Safety and Quality Manager PT. Asi Pudjiastuti Aviation kepada Antara saat ditemui di sela-sela peresmian penerbangan pesawat baru Sussy Air LET 410 di Bandara Dabo, Rabu.

Menurutnya, saat Sussy Air membuka pendaftaran penerimaan pilot di beberapa sekolah penerbangan di Tanah Air, peminat pilot dari sekolah penerbangan Indonesia sangat kecil sekali. Sementara pendaftar dari luar negeri perbandingannya bisa berlipat ganda dibandingkan pelamar pilot dari Indonesia.

Selain itu salah satu faktor yang menjadi minimnya pilot Indonesia bekerja di perusahaan lokal seperti Sussy Air karena rendahnya kompetensi yang dimiliki oleh pilot asal Indonesia.

"Yang melamar kekita pilot dari luar negeri ada 4.000 ribu pilot, yang lokal berkisar hanya dua ratusan orang, nah yang dua ratus ini kompetensinya juga rendah," sebut Cristin.

Meskipun begitu menurutnya saat ini PT. ASI Pudjiastuti Aviation milik Menteri Kelautan ini, memberikan peluang kepada putra daerah untuk berkiprah di perusahaan penerbangan miliknya. Karna saat ini Sussy Air sendiri memiliki 50 pesawat perintis yang melayani penerbangan di beberapa daerah pelosok di Indonesia.

Kebutuhan tenaga kerja di bidang lainnya juga sangat dibutuhkan, salah satunya di Engineer pesawat yang rata-rata pekerjanya berasal dari dalam negeri. Demikian juga dengan tenaga-tenaga lainnya yang bergerak di bidang dirgantara dan dari sekolah-sekolah penerbangan yang ada di Indonesia.

"Kita ada empat ribu karyawan, dan ini ada di beberapa wilayah di Indonesia, yang pekerjanya juga dari sana," tambahnya. 

Mengenai pesawat baru yang diresmikan tadi pagi di Bandara Dabosingkep menurutnya adalah pesawat terbaru, yang baru dibeli oleh Sussy Air dan perdana dioperasikan di Sumatera khususnya di wilayah udara Provinsi Kepri. Pesawat LET 410 buatan Republik Ceko ini dibeli dari perusahaan Rusia, setelah melalui proses ujicoba terbang beberapa kali, pesawat ini resmi terbang pada hari ini dimulai di Bandara Dabosingkep. (Antara)

Editor: Rusdianto

Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar