Kontingen Karate Kepri Mundur dari Pomnas Makassar

id Kontingen,Karate,Kepri,Mundur,Pomnas,Makassar

Saya merasa ini sudah intervensi, makanya dari pada atlet kita tidak maksimal, lebih baik mengundurkan diri
Karimun (Antara Kepri) - Kontingen karate Provinsi Kepulauan Riau mengundurkan diri dari Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Ya, semua atlet kita tarik mundur dari pertandingan, karena ada intervensi yang tidak sehat," kata pelatih dan manajer Institut Karate-Do Nasional Provinsi Kepri, Benri Sitorus kepada Antara di Tanjung Balai Karimun, Kepri, Jumat.

Benri mengatakan pengunduran diri para atlet karate Kepri dalam cabang olahrga karate Pomnas Makassar yang digelar Kamis (19/10) dilatarbelakangi kekecewaan para atlet Kepri terhadap keputusan penyelenggara di Makasar.

"Saat kita sampai di Makassar semua berjalan lancar, ketika 'technical meeting' juga tidak ada masalah," katanya.

Namun, jelas dia, saat akan memulai pertandingan atlet Kepri dinyatakan tidak diizinkan mengikuti pertandingan dikarenakan protes keberatan dari perguruan karate lain terhadap para atlet Kepri.

"Saya merasa ini sudah intervensi, makanya dari pada atlet kita tidak maksimal, lebih baik mengundurkan diri," katanya.

Pelatih dan tim manajer Institut Karate-Do Nasional Provinsi Kepri dirinya meminta pertanggungjawaban panitia dan pihak terkait atas intervensi tersebut. Menurutnya hal ini sudah mencoreng dunia olahraga.

"Saya sudah minta konfirmasi kepada semua pihak, namun sampai saat ini belum diberikan jawaban yang logis," katanya.

Ironisnya, katanya lagi, protes yang diberikan berasal dari salah satu perguruan sejenis, dimana sebelumnya, ketua panitia cabor karate telah memutuskan bahwa atlit Kepri bebas bertanding.

"Bahwa ini sudah tidak perlu dipermasalahkan lagi dikarekan ranji pertandingan sudah keluar yang artinya sepakat memainkan atlet karate Kepri," katanya. (Antara)

Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar